Contoh Makalah Perbandingan Koran Merangin Ekspres Dengan Radar Sarko


MAKALAH
MENULIS BERITA
Dosen Pengampu : Anggia Pratiwi. S.Pd  M.Pd


Di Susun  Oleh:
Nama              : Sigit Purnomo
Kls/Smester     : C/V
Prodi                : Bahasa Indonesia dan Sastra Indonesia

SEKOLAH TINGGI KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
YAYASAN PENDIDIKAN MERANGIN
(STKIP YPM BANGKO)
2012


KATA PENGANTAR

      Puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT, karena atas berkat rahmat-Nyalah penulis dapat  menyelesaikan tugas makalah Menulis Berita ini dengan baik.
      Adapun tujuan pembuatan makalah ini, guna untuk menyelesaikan tugas Individu dari mata kuliah Menulis Berita, yang di ampu oleh Dosen yang bersangkutan: Anggia Pratiwi. S.Pd M.Pd
      Apa bila di temukan kesalahan atau kekurangan dalam makalah ini penulis mohon maaf dan siap menerima masukan dari berbagai pihak, masukan tersebut sangat kami hargai dalam upaya menyempurnakan makalah ini, terima kasih.



DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR………………………………………………………………………………………. i
DAFTAR ISI………………………………………………………………………………………………….. ii
Referensi……………………………………………………………………………………….……………. iii
1.         Contoh Berita…………………………………………………………………………………..
a.         Merangin ekspres (joni temukan istrinya gantung diri)……………….…..1
b.         Radar sarko (pengantin baru nyaris di perkosa mertua)…………………….2.
2.         Perbedaan merangin ekspres dengan radar sarko Dalam penyampaian berita….…..4
3.         Kelebihan dan kekurangan Koran Merangin Ekspres……………………………4
4.         Kelebihan dan kekurangan Koran Radar Sarko…………………………………….4
PENUTUP
Kesimpulan………………………………………………………………………….……………….………….5
Saran…………………………………………………………………………………………………….…………5



REFERENSI

Koran Merangin Ekspres
Terbit Pada Tanggal, Rabu,03, Oktober 2012
Jumlah Halaman : 2

Koran pembanding
Koran Radar Sarko
Terbit Pada Tanggal Rabu,03, Oktober 2012
Jumlah halaman : 2


 Joni Temukan Istrinya Gantung Diri         Merangin Ekspres
            JAMBI-Warga             RT 29 Ke-lurahan Legok Kecamatan Telanaipura, Kota Jambi, Selasa (2/10) pagi di gegerkan dengan adanya salah seorang warga yang nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri. Warga yang nekat mengakhiri hidupnya itu di ketahui bernama Rosita (24). Kapol sekta Telanaipura, Kompol Lukman, mengatakan jenazah Rosita pertama kali ditemukan oleh suaminya, Joni Iskandar (24).
            Joni yang saat itu baru pulang dari pasar usai berjualan sayur, terkejut saat menemukan istrinya tegantung di kamar depan rumah mereka. “suami korban yang kaget lalu berteriak minta tolong, sehingga warga sektar berdatangan.” Kata Lukman.
            Dengan di bantu salah seorang warga, Abdurrahman (73), jenazah korban yang tergantung pada sehelai selendang, langsung di turunkan. Pihak Kepolisian Polsekta Telanaipura yang mendapatkan informasi adanya peristiwa ini, langsung menuju lokasi kejadian untuk melaksanakan pemeriksaan.
            Lebih lanjut Lukman mengatakan, dari hasil pemeriksaan saksi-saksi yang telah di lakukan, korban di duga nekat mengakhiri hidupnya karena penyakit yang di deritanya. Namun penyakit apa yang di derita korban sejauh ini belum di ketahui.
            Dugaan awal dari keterangan saksi, semenjak melahirkan, korban             mengeluh sakit dan sering bicara yang aneh aneh. Namun untuk memastikanya kita akan melakukan penyelidikan lebih lanjut “pungkasnya”.
            Informasi, warga dan keluarga mengetahui perubahan Rosita sejak sebulan sebelumnya. Perubahan yang di ketahui warga dari pola pergaulanya dan tingkah laku korban. Tetangga korban mengatakan, Rosita awalnya di kenal ramah dan pandai bercerita. Rosita juga sering berkumpul dan bercerita lucu. Akan tetapi sejak sebulan yang lalu menjadi pendiam.
            Bahkan Rosita juga sesekali terdengar mengeluh dan minder dengan kondisi perekonomian keluarganya. Dikatakan oleh tetangganya bahwa suatu kali Rosita mengatakan bahwa dirinya tidak sebanding dengan tetangga lainya. Alasanya saat itu keuangan pengeluaran bermasalah. Pendapatan suaminya juga tidak sebesar keluarga lainya.
            Dirinya kerap mengeluh dan merenung. Bahkan kalau belanja dirinya mengatakan kalau gaji suaminya sangat kecil “ujar tetangga”


       Pengantin Baru Nyaris Diperkosa Mertua      Radar Sarko
RIAU-Salah seorang pengantin baru J br S (16), nyaris menjadi korban pemerkosaan. Ironisnya, pelakunya adalah adik kandung mertuanya, NS (52). Meski sudah dipeluk, di cium dan diraba, aksi mertua tersebut batal karena pengantin wanita itu dalam kondisi datang bulan. Perbuatan asusila tersebut berawal ketika J br S yang sedang membeli mie instan di dekat warung dekat rumahnya berpapasan dengan mertuanya, NS, yang masih satu kampung denganya di kecamatan Tukka, Selasa (18/9) lalu.
            NS lalu ikut pulang ke rumah korban. Setibanya di rumah, korban menyapa mertuanya dengan santun. Tersangka lalu memberitahukan bahwa suami korban, SS (21), yang sudah dua hari tidak pulang, ternyata berada di pondok kebun durian mereka. “Suamimu tadi saya lihat di kebun durian, ayolah kesana. Disana banyak buah durian yang belum di angkat.” Tutur J br S menirukan perkataan tersangka.
            Saat di wawancarai METRO (Riau Pos Grup/Group Radar Sarko) di mapolsek Pandan. Sabtu (29/9). Tanpa curiga, korban mengikuti saja ajakan mertuanya. Lalu mereka berjalan kaki menuju kebun durian yang di maksud, yang jaraknya cukup jauh dari rumah  mereka. Namun sebelum tiba di kebun durian, NS berhenti dan korban duduk untuk beristirahat di areal kebun coklat Harramotting. Desa Hutaraja, Tukka, yang juga milik keluarga korban.
            J br S memilih tetap berdiri di samping mertuanya. Waktu saya ajak untuk berangkat kembali tiba-tiba NS bangkit dan memeluk saya dari belakang. Saya sangat kaget diperlakukan seperti itu” ujar perempuan berambut sepunggung ini. Merasa sudah di perlakukan tak senonoh, Jbr S Langsung meronta sembari meminta mertuanya menghentikan aksinya. “jangan begitu pak saya kan menantu bapak” kata korban, namun tersangka tidak memperdulikan korban. “saya sudah tidak kuat menahan nafsu.” Tutur wanita yang baru menikah empat bulan ini menirukan ucapan tersangka.
            Kemudian NS memaksa membuka baju korban. “meski saya meronta, tapi saya saya tidak sanggup. Sebab leher saya dicekik dengan tanganya. Kemudian dia mengancam akan membunuhku bila aku teriak,” lanjut wanita yang mengenakan kaos putih saat di waawancarai di mapolsek pandan. Diperlakukan seperti itu, korban semakin memberontak,” saya di peluk dan ciumi. Satu tanganya di leher saya, satunya lagi meraba tubuh saya. Saya berontak tapi saya tidak sanggup melepaskan dekapanya,” bebernya.



            Wanita berkulit putih ini menjelaskan, untuk menenangkan dan menyadarkan mertuanya, dia mencoba membujuk mertuanya yang sudah melepaskan celananya.” Aku menantumu pak” tidak pantas kita berlaku seperti ini, jangan pak, tutur J br S. Namun permohonan korban itu tidak membuat tersangka reda. Sebaliknya, NS semakin membabi buta meraba tubuh korban. “aku sudah sangat nafsu, aku tidak perduli,” terang J br S menirukan menirukan ucapan tersangka. Untuk menghindari pemerkosaan oleh mertuanya, korban kemudian mengatakan kalau dia sedang datang bulan. Namun tersangka tidak percaya dan malah menarik baju korban. “katanya dia (tersangka) pikir itu hanya akal-akalannya saja untuk menghindari pemerkosaan itu. Untuk membuktikan itu, saya buka celana dan menunjukkan kalau saya benar  sedang datang bulan. Setelah korban membuka celananya, tersangka berubah pikiran dan menyarankan korban untuk pulang. Tapi jangan beriitahukan sama siapapun ya,  "tambah J br S menirukan NS kepadanya.
            Setelah membetulkan pakaian yang berantakan, korban bergegas pulang dan meninggalkan mertuanya di kebun coklat itu. Setibanya di kampungnya, korban memberitahukan peristiwa itu kepada sanak saudara dan suaminya. Berbagai saran datang dari anggota keluarga. Terakhir pihak keluarga berpikir, jika hal itu di biarkan, bisa saja akan terulang. Maka untuk memberikan efek jera serta hukuman atas perbuatany, pihak keluarga memutuskan melaporkan kejadian ini kepada kepolisian. Selasa (18/9).
            Meskipun suami saya tidak begitu setuju dengan laporan ini. Tapi saat saya coba bertanya secara pribadi, dia mengaku tidak menyuruh dan tidak melarang. Dengan keputusan itu akhirnya suami saya mengantar saya ke polsek pandan untuk mengadakan pengaduan”pungkasnya.
            Akibat pengaduan korban, tersangka NS akhirnya di amankan polisi di rumahnya, rabu (19/9) untuk selanjutnya di lakukan pemeriksaan dan hingga saat ini tersangka masih di tahan di ruang tahanan mapolsek pandan untuk mempertanggung jawabkan perbuatanya. Kapolsek pandan AKP H Edy Sidauruk saat di konfirmasi METRO (Riau Pos Grup), Senin (1/10) membenarkan adanya pengaduan tentang tindak pidana pencobaan pemerkosaan terhadap J br S. Tersangka akan di jerat dengan Pasal 53 KUHPidana terhadap pencobaan pemerkosaan dengan ancaman 12 tahun penjara,”pungkasnya”


PERBEDAAN MERANGIN EKSPRES DENGAN RADAR SARKO
DALAM PENYAMPAIAN BERITA

MERANGIN EKSPRES
                Dalam segi penyampaian disini Penulis Lebih mengutamakan nama narasumbernya ketimbang informasinya. Artinya setelah menyebutkan nama narasumber baru di ikuti isi atau informasinya.

RADAR SARKO
                Dalam segi penyampaian disini penulis lebih mendahulukan informasinya baru di ikuti nama narasumbernya, selain itu si korban atau narasumber sering menirukan gaya-gaya berbicara orang lain. Terbukti seperti  : J br S memilih tetap berdiri di samping mertuanya. Waktu saya ajak untuk berangkat kembali tiba-tiba NS bangkit dan memeluk saya dari belakang. Saya sangat kaget diperlakukan seperti itu” ujar perempuan berambut sepunggung ini. Merasa sudah di perlakukan tak senonoh, Jbr S Langsung meronta sembari meminta mertuanya menghentikan aksinya. “jangan begitu pak saya kan menantu bapak” kata korban, namun tersangka tidak memperdulikan korban. “saya sudah tidak kuat menahan nafsu.” Tutur wanita yang baru menikah empat bulan ini menirukan ucapan tersangka.

KELEBIHAN DAN KEKURANGAN
            Merangin Ekspres
Kelebihan: Kata-katanya lebih populer dan mudah di pahami sehingga pembaca tidak terlalu sulit mengartikan maksut dari isi Koran tersebut.
Kekurangan: Isi berita yang di sampaikan terlalu sedikit, masih banyak yang perlu di perjelas seperti jenis penyakit apa yang di derita Rosita, apa pekerjaan Rosita selagi hidupnya,, Pernahkah  Rosita di periksa di rumah sakit atau tabib?  Dimana jenazah di kuburkan, dan siapa saja nama-nama sanak sodara korban.  Semua itu masih dalam tanda Tanya.
Radar Sarko
Kelebihan : Dalam pemberian informasi sudah cukup bagus disni radar sarko bisa memuaskan pembaca kerena informasi yang diberikan menarik sehingga pembaca tidak bosan untuk membacanya. Dimana setiap peristiwa itu berlangsung maka di situ juga tertera lokasi kejadian, kapan peristiwa itu terjadi dan bagaimana kejadianya.
Kekurangan: hampir tidak ada kekurangan dalam pemberitaan disini, hanya saja terdapat beberapa penulisan teks yang tidak benar.

PENUTUP
1.     Kesimpulan
Koran merupakan media cetak yang memberikan sebuah informasi kepada semua orang, dengan adanya Koran masyarakat dapat mengetahui apa saja yang terjadi di sekeliling mereka ,masyarakat yang membaca Koran tidak akan ketinggalan informasi dan perkembangan zaman. Koran sangat  penting bagi orang  yang salau sibuk di kantor ,dengan adanya Koran dan tanpa keluarpun seorang pegawai akan mengetahui keadaan di luar.


2.     Saran
Semoga laporan bacaan ini bermanfaat bagi pembacaan dan mahasiswa yang telah membacanya, dan kami meminta kritik dan saran apa bila ada kesalahan dalam membuat laporan bacaan ini.
URL

Komentar yang bermanfaat mendapat Rating*****oleh Admin blog ini