Contoh Wawancara Bisnis Perikanan Lele

WAWANCARA
Membangun Bisnis Perikanan(Lele)

Sigit : Selamat siang pak, terimakasih atas waktu yang telah bapak luangkan.

Pak Yudi : Ya, tidak apa-apa.

Sigit : Kalau saya lihat-lihat kolam ikan yang bapak punya di sini ada lima kolam, apa Bapak tidak kewalahan mengurus kolam sebanyak ini?

Pak Yudi : Tidak, karna bapak punya karyawan yang membantu bapak mengelola kolam ini. Selain kelima kolam ini masih ada Sembilan kolam lagi di sebelah sana.

Sigit : wah ternyata masih ada lagi ya pak kolamnya selain yang di sini.

Pak Yudi : Ia masih, tapi Kesembilan kolam yang di sebelah sana ukuranya lebih kecil dibanding Yang di sebelah sini. Karena kolam yang kecil itu bapak gunakan untuk peranakan, ukuranya saja hanya 2x2 meter persegi.

Sigit : Baiklah disini saya hanya akan mewawancarai bapak tentang ikan lele saja, karena kebetulan saya sangat suka pecel lele hehe.. Untuk mendapatkan bibit ikan lele yang bagus, perlukah cara-cara khusus untuk Mendapatkanya?

Pak Yudi : Sebenarnya ada banyak cara yang bisa di gunakan untuk mendapatkan bibit ikan lele yang berkualitas tinggi.

Cara Pertama : Belilah bibit ikan lele di tempat-tempat yang dapat di percaya dan sudah terjamin kredibilitasnya.

Cara Kedua : Jika ingin mendapatkan bibit ikan lele dari peranakan atau usaha sendiri, sebaiknya carilah induk ikan yang jenis dan kualitasnya terjamin.
Selain itu perhatikan metode pemijahanya.
Metode pemijahan yang paling tepat adalah dengan cara yang alami karena telah terbukti lebih aman dan berkualitas.

Sigit : Ooh jadi begitu ya pak, jadi dalam menentukan induk untuk di jadikan modal awal pembibitan ikan lele sangatlah penting ya pak ya?
Terus, dari kelima kolam bapak ini, ikan apa saja yang Bapak budi dayakan?

Pak Yudi : Bervariasi, dari yang kecil sampai yang besar seperti; Nila, Mujahir, Sepat, Betik, Emas, Patin, Lele, Piranha, dan Bawal.

Sigit : Terus penempatanya bagaimana pak? Kan kolamnya jumlahnya ada lima buah, sedangkan jumlah ikan yang bapak budi dayakan ada Sembilan jenis ikan.

Pak Yudi : Ya di gabung gabung, kolam yang pertama di isi; Nila, Mujahir, Sepat, Betik, dan Iklan Emas. Kemudian kolam yang lainya di isi satu jenis ikan saja.

Sigit : Lho kok bisa gitu pak? Trus kenapa ikan; Patin, Lele, Piranha, dan Bawal dipisah?

Pak Yudi : Karena jika ikan tersebut di jadikan Satu maka mereka akan saling mangsa.
Karena jenis ikan ini adalah ikan pemangsa ikan kecil lainya.

Sigit : Kembali ke ikan lele lagi, bagaimana caranya memberi makan ikan lele supaya kualitasnya tetap yang terbaik?

Pak Yudi : Pemberian pakan melalui pakan yang di beli di toko bisa di lakukan dengan cara menaburkan beberapa genggam butiran serbuk Sesuai dengan porsinya masing-masing.

Sigit : Trus kalau membuat pakan dari hasil racikan sendiri bisa tidak pak?

Pak Yudi : Bisa,, pakan yang di racik sendiri dari bahan-bahan dapur seperti; Jagung, dedak kuning, tepung ikan, ampas tahu, limbah udang dll.
Sebaiknya jangan membuat pakan dengan campuran pakan yang berubah-ubah guna menjaga agar ikian tidak stres.

Sigit : Selanjutnya bagaimana proses pembuatanya?

Pak Yudi : Bahan baku di haluskan sampai berbentuk tepung semua bahan di campur dan di aduk sampai rata dicetak menggunakan mesin cetak (kalau punya), tapi kalau tidak punya bisa pakai tangan atau alat tradisional lainya, dijemur, kemudian di kemas.

Sigit : Kalau ikan lelenya sudah besar dan siap panen, bagaimana cara memasarkanya?

Pak Yudi : Pemasaran Ikan lele sangat beragam. Kalau pemasaran yang seperti bapak lakukan saat ini adalah dengan menyediakan tempat memancing. Di mana para penggemar pancing akan lebih berminat untuk membeli ikan di sini, selain mendapatkan ikan yang mereka inginkan, kesenangan atau kebutuhan rohaninya juga terpenuhi.

Tapi jika tidak mau membuka tempat pemancingan, kita juga bisa memasarkan ikan yang telah kita besarkan ke pasar terdekat atau warung yang melayani jual beli ikan atau melalui perorangan.

Sigit : Wah informasi yang bapak berikan sangat bermanfaat bagi saya, terima kasih pak atas wawancaranya singkatnya, semoga usaha bapak dalam menjalankan bisnis perikanan akan tambah lancar dan jaya selalu.

Pak Yudi : Ia sama-sama Nak Sigit.
Nama Pewawancara : Sigit Purnomo
Nama Narasumber : Pak Yudianto
Alamat : SPB kuamang kuning
URL

Komentar yang bermanfaat mendapat Rating*****oleh Admin blog ini