Strategi Pembelajaran Keterampilan Berbicara

Puji Lestari dan 763874 Orang Lainya Mengikuti Cah Kuamang

 Strategi Pembelajaran Keterampilan Berbicara

Strategi Pembelajaran Keterampilan Berbicara
Berbicara adalah keterampilan menyampaikan pesan melalui bahasa lisan untuk mencapai tujuan tertentu. Beberapa konsep dasar berbicara harus dipahami oleh pengajar sebelum mengajarkan berbicara kepada siswanya. Terdapat lima konsep, yakni: pwnyimak, pembicaraan, media, sarana, dan pembicara (Iskandarwassid, 2008).
  1. A. Aspek Konsep Dasar Berbicara
  2. Penyimak
Keberhasilan berbicara, dapat dilihat dilihat pertama kali pada penyimak atau pendengar. Cara yang digunakan adalah dengan menganalisis situasi dan kebutuhan pingkat pendidikan, endendengar. Dengan cara ini akan menghindarkan dari kesalahan-kesalahan dalam berbicara.
Ada beberapa bidang analisis, yakni:
1)      Harapan dan tujuan dari orang yang berbicara
2)     Harapan dan keinginan/kebutuhan pendengar
3)     Organisasi pada umumnya dan tempat berbicara (maksudnya ketepatan dalam memulai dan menutup pembicaraan).
  1. Pembicaraan
Sebelum pembicaraan berlangsung, maka pembicara seharusnya mempersiapkan apa yang akan dibicarakan (Tarigan, 1981:25). Diantaranya:
1)      Menentukan materi/topik
Materi atau pembicaraan yang dimaksud adalah menarik, bermanfaat, dan aktual.
2)     Menguasai materi
Penguasaan materi dapat ditempuh dengan cara mempelajari, memahami, dan berusaha menguasi materi materi pembicaraan. Yaitu dengan menelaah berbagai sumber acuan yang berkaitan dengan topik pembicaraan.
3)     Memahami khalayak
Pembicaraan disesuaikan dengan jumlah, jenis kelamin, tingkat pendidikan, pekerjaan, minat/ kebiasaan, agama/kepercayaan yang dianut.
4)     Memahami situasi
Mengetahui situasi pada saat pembicaraan berlangsung (lokasi, ruangan, waktu, sarana penunjang, dan suasana pembicaraan)
5)     Merumuskan tujuan yang jelas
Pembicaraan harus mempunyai tujuan yang jelas. Apakah bertujuan menghibur, menginformasikan, menstimuli, meyakinkan, atau menggerakkan.
  1. Media dan Sarana
Pembicaraan dapat disampaikan dengan lebih menarik jika didukung dengan memberikan ilustrasi yang tepat, dan menggunakan alat bantu yang tepat. Misalnya menggunakan kaset, computer, gambar, dsb.
  1. Pembicara
Pembicara adalah unsur  penting yang menentukan efektifitas retorik (Hendrikus, 2003:144).
1)      Memiliki pengetahuan yang luas
2)     Kepercayaan diri yang cukup
3)     Berpenampilan yang sesuai
4)     Memiliki artikulasi yang jelas
5)     Jujur, ikhlas, kreatif dan bersemangat
6)     Tenggang rasa dan sopan santun
  1. B. Tujuan Pembelajaran Keterampilan Berbicara
Pada tingkat pemula, tujuan pembelajaran keterampilan berbicara mellliputi: melafalkan bunyi-bunyi bahasa, menyampaikan informasi, menyatakan setuju atau tidak setuju, menjelaskan identitas diri, menceritakan kembali hasil simakan/bacaan, menyatakan ungkapan rasa hormat, dan bermain peran.
Untuk tingkat menengah, tujuan pembelajaran keterampilan berbicara dapat dirumuskan: menyampaikan informasi, berpartisipasi dalam percakapan, menjelaskan identitas diri, menceritakan kembali hasil simakan atau bacaan, melakuakan wawancara, bermain peran, menyampaikan gagasan dalam diskusi atau pidato.
Tingkat paling tinggi, dapat dirumuskan bahwa: menyampaikan informasi, berpartisipasi dalam percakapan, menjelaskan identitas diri, menceritakan kembali hasil simakan atau hasil bacaan, berpartisipasi dalam wawancara, bermain peran, dan menyampaikan gagasan.
  1. C. Strategi  Pembelajaran Keterampilan Berbicara
Strategi kompetensi disebut juga dengan strategi komunikasi atau communication strategies (Thornburry, 2006: 29).
Ada beberapa hal yang yang harus diperhatikan dalam strategi komunikasi yakni:
  • Menggunakan kata-kata yang banyak/tidak langsung (tidak to the point)
  • Pembentukan kata baru (pilihan kata yang baru)
  • Mengubah kata-kata baru agar lebih dikenal (penyerapan kata asing), contoh: karpet.
  • Menggunakan kata yang saling berhubungan atau kata-kata alternatif (Menyederhanakan kata-kata yang masih khusus). Contoh: meja kerja
  • Menggunakan kata-kata yang umum atau sudah dikenal.
  • Menggunakan ekspresi atau alih kode, contoh:menggunakan bahasa jawa karma pada orang yang lebih tua.
  • Menggunakan gerak tubuh atau mimik untuk meyakinkan maksud yang kita inginkan.
Terdapat beberapa aktivitas yang mempermudah seorang siswa untuk belajar keterampilan berbicara, seperti mengubah topik, merespon atau menolak atau dapat dikenal dengan Awareness-Raising Activities. untuk itu ada beberapa hal yang perlu dilakukan yakni:
1)   Attention (memperhatikan)
2)  Noticing ( mengenali)
3) Understanding (memahami)
Strategi pembelajaran berbicara merujuk pada prinsip stimulus- respons, yakni memberi dan menerima informasi. Rancangan program pengajaran untuk mengembangkan keterampilan berbicara antara lain:
a)  Aktivitas mengembangkan keterampilan bicara secara umum
b)  Aktifitas mengembangkan bicara secara khusus untuk membentuk model diksi da ucapan, dan mengurangi penggunaan bahas nonstandard
c)  Aktifitas mengatasi masalah yang meminta perhatian khusus:
  • Peserta didik menggunakan bahasa ibunya sangat dominan
  • peserta didik yang mengalami problema kejiwaan, pemalu dan tertutup
  • Peserta didik yang menderita hambatan jasmani yang berhubungan dengan alat-alat bicaranya.
Program pengajaran keterampilan berbicara harus mampu memberikan kesempatan kepada setiap individu mempunyai tujuan yang dicita-citakan. Tujuannya, meliputi:
1)      Kemudahan berbicara
2)     Kejelasan
3)     Bertanggung jawab
4)     Membentuk pendengaran yang kritis
5)     Membentuk kebiasaan
Pemilihan strategi atau gabungan metode dan teknik pembelajaran terutama didasarkan pada tujuan dan materi yang telah ditetapkan pada satuan-satuan kegiatan belajar. Dalam hal tersebut keterlibatan intelektual peserta didik dapat dilatihkan dalam kegiatan antara lain: bermain peran, berbagai bentuk diskusi, wawancara, bercerita, pidato, laporan lisan, membaca nyaring, merekam bicara, bermaian drama.
  1. D. Teknik-teknik Pembelajaran Keterampilan Berbicara
1)   Berbicara terpimpin
  • Frase dan kalimat
  • Satuan paragraph
  • Dialog
  • Pembacaan puisi
2)  Berbicara semi terpimpin
  • Reproduksi cerita
  • Cerita berantai
  • Menyusun kalimat dalam pembicaraan
  • Melaporkan isi bacaan secara lisan
3)  Berbicara bebas
  • Diskusi
  • Drama
  • Wawancara
  • Berpidato
  • Bermain peran
Berdasarkan tingkatatan berbicara, teknik pembelajaran untuk
  • tingkat pemula dapat digunakan:
Ulang ucap, lihat ucap, permainan kartu kata, wawancara, permainan memori, reka cerita gambar, biografi, manajemen kelas, bermain peran, permainan telepon, dan permainan alfabet.
  • Tingkat menengah
Dramatisasi, elaborasi, reka derita gambar, biografi, permainan memori, wawancara, permainan kartu kata, diskusi, permainan telepon, percakapan satu pihak, pidato pendek, parafrase, melanjutkan cerita, permainan alfabet.
  • Tingkat yang paling tinggi
Dramatisasi, elaborasi, reka cerita gambar, biografi, permainan memori, diskusi, wawancara, pidato, melanjutkan cerita, talk show, parafrase, dan debat.
http://seputarbangko.blogspot.com
               

S E L E S A I . .
Artikel Paling sering Dibaca:

SULAP TERBARU PALING SERU
Saya, Anda, Dia dan Mereka tidak ada yang sempurna, karena manusia diciptakan serba kekurangan..
Namun, hari ini Anda telah menemukan halaman sulap paling SEMPURNA..
Hanya dengan memasang script sedikit anda dapat bermain sulap ala Kangsigit.
Pasti Anda tidak asing lagi mendengar Pesulap 'Maya' bernama (Kangsigit).
Oke.. tanpa berbasi basi langsung saja saya contohkan..
Silahkan KLIK SATU KALI gambar dibawah ini!!

HaHaHa keren gak? itusih masih belum seberapa..
Disini saya masih mempunyai beberapa script yang sangat fantastis, termasuk yang akan saya beberkan dibawah ini.

PERHATIAN
Harap hati hati ketika mengKLIK Gambar dibawah ini, karena anda pasti akan sangat terkejut..
Saya harap anda bukan orang yang mengidap penyakit MUDASAN (Mudah Pinsan)
Jika Anda sudah tidak sabar, silahkan KLIK DUA KALI Gambar dibawah ini..

INGAT!! KLIK DUA KALI agar SULAP Saya bisa berjalan.. kalau hanya KLIK SATU KALI tidak akan menimbulkan efek apa-apa.
JIKA SULAP GAGAL ULANGI LAGI DENGAN MENEKAN TOMBOL F5 ATAU MEREFRESH HALAMAN

Judul: Strategi Pembelajaran Keterampilan Berbicara
Rating: 100% based on 99998 ratings. 5 user reviews.
Penulis sigit purnomo
Kang sigit

No comments:

 

POSTING POPULER