Tips Cara Mengobati Luka Bakar Knalpot Tanpa Bekas


Ilustrasi Luka Bakar
Luka bakar dari senggolan knalpot panas bisa kita atasi dengan maksimal menggunakan bahan tradisional atau cara alami yang tidak mengandung resiko berbahaya.

Namun untuk menghilangkan bekas luka/ koreng secara permanen perlu pengobatan yang rutin dan lebih intensif. Tingkatan luka bakar/ seberapa parah luka tersebut juga mempengaruhi cepat lambatnya kesembuhan merata.

A. Berikut Tingkat Luka Bakar Yang Perlu Anda Tahu

Tingkat 1 (Superfisial).
Luka bakar pada tingkatan ini masih tergolong ringan. Luka memar hanya mengenai bagian luar kulit saja (epidermis) dan tidak sampai pada bagian dermin. Pada luka bakar tingkat ini, kulit akan berubah warna menjadi merah namun tidak melepuh dan kering. Biasanya akan terasa nyeri dan di hari ketiga atau keempat kulit akan mengelupas (deskuamasi).

Tingkat 2 (Superficial partial thickness).
Pada grade ini luka sudah menyentuh dermis sehingga beberapa saat setelah terkena panasnya knalpot, kulit akan langsung melepuh dan berair serta rasa nyeri/perih mulai terasa.

Tingkat 3 (Deep partial thickness).
Pada tingkatan ini, pasien tidak akan lagi merasakan perih berlebih seperti pada tingkatan 1 dan 2. Hal ini terjadi dikarenakan ujung saraf dan pembuluh darah sudah hancur ikut terbakar. Ciri-cirinya kulit akan berwarna putih kecoklatan

Tingkat 4 (Full thickness).
Luka bakar pada stadium ini adalah yang terparah. Bagian tubuh yang terbakar tidak hanya kulit, melainkan sudah sampai pada daging dan tulang. Kebanyakan pasien yang terkena luka bakar pada grade 4 akan diamputasi jika terjadi pada bagian tubuh yang memungkinkan untuk dilakukan amputasi.

B. Cara Menyembuhkan Luka Bakar.

Melihat tingkatan luka bakar di atas, maka ada beberapa luka yang hanya bisa disembuhkan kerumah sakit/ tabib dan sebagainya. Sedangkan untuk tingkatan 1 dan 2, masih bisa disembuhkan dengan obat tradisional dibawah ini.

1. Mengurangi rasa perih dengan air dingin
Mengaliri luka atau merendam dengan air dingin/ air es ke luka bakar merupakan pertolongan pertama pada luka bakar. Cara ini tidak hanya berlaku untuk luka bakar dari senggolan knalpot saja, bisa juga diterapkan jika kecipratan minyak goreng panas saat memasak, terkena api, tersenggol rokok dan sebagainya.

2. Hindari obat yang belum teruji klinis
Sering kita dengar bahwa luka bakar bisa disembuhkan dengan beberapa macam produk yang tidk semestinya digunakan pada luka bakar. Seperti diolesi odol biar adem, diolesi kecap, minyak sayur, minyak oli dan lain-lain. Memangsih untuk sesaat akan ada sensasi dingin pada luka bakar tersebut, namun efek sampingnya akan lebih parah. Akibatnya, kulit luar kita akan menjadi melepuh, kadang juga terkelupas. Jika ingin mengurangi rasa panas dikulit, sebaiknya gunakan air dingin saja.

3. Hindari membungkus luka dengan kapas
Membalut luka bakar dengan kapas merupakan tindakan pengobatan yang salah. Kulit mati beserta calon kulit baru yang seharusnya mulai bekerja dengan semestinya, bisa gagal karena menempel pada kapas saat dilepas. Kulit yang terkena luka juga perlu kelembaban agar tidak terasa panas dan tidak meninggalkan noda hitam/ bekas luka.

4. Hindari memecahkan gelembung yang terbentuk
Gelembung yang terbentuk pasca luka bakar sebenarnya berisi cairan plasma yang berfungsi untuk mencegah terjadinya infeksi akibat luka. Oleh karena itu gelembung yang terbentuk jangan sampai dipecahkan agar cairan plasma yang dibentuk tubuh tidak hilang dengan percuma.

5. Olesi Gel Lidah Buaya
Selain untuk perawatan kecantikan tubuh, gel lidah buaya juga sering digunakan untuk pengobatan. Salah satunya adalah untuk mengobati luka bakar dari knalpot. Kita bisa menggunakan bahan alami dengan cara sbb:
Patahkan daun lidah buaya kemudian oleskan gel yang kita dapat pada luka bakar yang kita alami.

Gel lidah buaya akan membuat luka bakar terasa dingin dan akan mengurangi rasa nyeri yang kita alami.

Selain itu mengoleskan gel lidah buaya juga akan mempercepat penyembuhan luka bakar yang kita alami.
Trik diatas hanyalah trik sederhana yang bisa dilakukan semua orang, namun tingkat keberhasilan tidak selalu optimal. Jika sakit berlanjut, hubungi dokter.
URL

Komentar yang bermanfaat mendapat Rating*****oleh Admin blog ini