Alasan Mengapa Gigi Susu (BALITA) Harus Dicabut

Setiap orang tentu pernah mengalami masa-masa ini. Dimana ada saatnya salah satu atau beberapa gigi yang wajib dicabut dengan alasan tertentu.

Gigi sulung atau yang lebih akrabnya gigi susu merupakan gigi pertama sebelum gigi tetap tumbuh. Namun ada saatnya kapan gigi susu itu harus dicabut, dan apabila tidak memperhitungkan dengan benar, dikhawatirkan dapat merusak pertumbuhan gigi si-anak itu sendiri.

Kapan Gigi susu tumbuh?

Gigi susu yang tumbuh pertama kali adalah gigi seri tengah rahang bawah. Biasanya gigi susu tumbuh saat sang bayi berusia sekitar enam bulan. Ada beberapa pertanda sebelum atau menjelang gigi susu tumbuh, yakni si bayi akan menjadi sering rewel, bahkan badannya disertai panas. Gusinya terasa gatal sehingga ingin menggigit setiap benda yang dia pegang.

Untuk itu, pada masa-masa pertumbuhan gigi susu, disarankan untuk menjauhkan segala jenis benda yang keras. Untuk mainan silahkan cari yang lunak-lunak saja terlebih dahulu.

Pertumbuhan gigi susu tidak selalu sama dengan bayi lainya. Kadang-kadang ada yang usianya belum genap enam bulan giginya sudah mulai tumbuh, namun ada juga yang sudah menginjak satu tahun tapi giginya masih juga belum tumbuh.

Namun yang jelas, kondisi seperti ini tidak perlu khawatirkan, karena pertumbuhan anak memang berbeda-beda. Hal tersebut disebabkan oleh beberapa faktor, diantaranya: pengaruh nutrisi, pengaruh hormonal, ataupun pengaruh keturunan.

Menganjak dua tahun umur si bayi, biasanya pertumbuhan gigi susu sudah tumbuh sempurna, dan apabila gigi susu sudah tumbuh lengkap berjumlah 20 gigi yang macamnya terdiri dari gigi seri, taring, dan geraham.

Gigi geraham pada gigi susu hanya satu macam, sedangkan pada gigi tetap terdapat dua macam sehingga dibedakan menjadi "gigi geraham" (GGB) dan "gigi geraham kecil" (GGK).

Kapan Gigi susu harus dicabut?

Bila belum saatnya dicabut, meskipun kondisi gigi sulung mengalami kerusakan maka biasanya sang dokter belum berani mencabut secara paksa gigi sulung tersebut. Justru akan mempertahankan dengan cara mengobati atau melakukan perawatan seperti aplikasi flour atau penambalan.

Kelebihan gigi susu dibandingkan gigi tetap
Gigi susu mempunyai fungsi istimewa yang tidak dimiliki oleh gigi tetap, yakni sebagai petunjuk gigi tetap agar kelak tumbuh (erupsi) pada tempatnya dan menjaga pertumbuhan lengkung rahang.

Bila gigi susu tanggal/ lepas sebelum saatnya, baik karena karies ataupun dicabut, maka gigi tetap akan tumbuh berantakan. Hal ini disebabkan oleh tidak diketahui-nya arah atau petunjuk dari bekas gigi susu.

Berapa jumlah gigi tetap?

Gigi tetap bila sudah tumbuh semua (termasuk gigi bungsu/ geraham ketiga/ terakhir) berjumlah 32 gigi. Jumlah yang lebih besar ini disebabkan pada gigi tetap dijumpai GGK dan gigi geraham besar ketiga (gigi bungsu). Saat gigi susu tanggal, biasanya bersamaan dengan saat gigi tetap tumbuh, tetapi ada pengecualian pada GGB.

Alasan utama mengapa gigi susu harus dicabut
Seperti yang telah saya paparkan di paragraf atas, bahwa gigi susu tumbuh sebelum gigi tetap. Artinya; apabila gigi susu sudah masuh pada waktunya tanggal/ dicabut maka akan digantikan oleh gigi tetap.

Apabila sudah memasuki waktu tanggal namun gigi susu tidak juga dicabut, maka gigi tetap akan mengalami kesulitan untuk bisa keluar dan akhirnya akan muncul disekitar gigi susu yang posisinya tidak beraturan.

Segingga sang bayi akan menderita gigi tonggos atau merongos atau giginya keluar dari jalur yang telah ditetapkan.

Anda mungkin bertanya-tanya apakah dulu sewaktu masih balita gigi susu Anda pernah dicabut? silahkan tanya sama orang tua Anda dan kembali lagi ke artikel ini untuk memberi jawabannya melalui kotak komentar dibawah.

Terimakasih telah meluangkan waktunya membaca informasi ini dan semoga bermanfaat. Jika ada salah dalam penulisan, baik itu dalam ejaan atau mungkin pembaca ada yang tersinggung dengan kalimat yang saya buat, dengan kerendahan hati saya mohon maaf yang sebesar-besarnya.
URL

Komentar yang bermanfaat mendapat Rating*****oleh Admin blog ini