Cara Mempengaruhi Orang Jarak Jauh dengan Telepati

Telepati

Asal Mula Telepati

Telepati berasal dari dua kata yaitu : "tele" berarti "jauh" dan "pathos" berarti "perasaan".
Setiap manusia telah memiliki bakat menggunakan ilmu telepati sejak bayi secara alami.

Definisi Telepati

Telepati secara harfiah artinya adalah "merasakan dari jarak jauh".

Cara Menggunakan Ilmu Telepati

Cara kerja telepati sangat realistis dan mengagumkan. Bahkan anak bayi sudah bisa menggunakan telepati untuk berkomunikasi dengan orang tuanya, yakni ayah dan ibu. Karena memang sejak bayi tersebut lahir, ia telah dibekali ilmu telepati untuk berkomunikasi dan mewujudkan apa yang ia inginkan. Ia menyampaikan dan mengungkapkan keinginannya melalui perasaan yang dipancarkan.

Seperti dilansir belajartelepati.weebly.com, Sejarah seorang dokter di Perancis bernama Andral mengisahkan suatu peristiwa ketika terjadi pertengkaran antara seorang petani dengan pandai besi. Petani itu mengeluh bahwa setiap malam jam 22 .00 – 24.00 telinganya diganggu suara gemuruh seperti besi beradu sehingga menyebabkan ia tidak bisa tidur.

Mendengar penuturan petani itu, pagi harinya Andral memanggil pandai besi tetangganya dan bertanya kepada pandai besi itu, aktivitas apa saja yang dilakukannya sekitar jam 22.00 – 24.00. Pandai besi itu mengaku bahwa pada jam itu ia bekerja menempa besi sambil membayangkan wajah petani tetangganya yang telah menyakitinya, dan ia berharap suara besi yang ditempanya mampu menembus tembok kamarnya.

Andral lalu berkata:" Baik keinganmu telah tercapai, mulai saat ini hentikanlah ulah jahatmu itu, atau aku adukan engkau kepada polisi". Malam hari berikutnya pandai besi itu menghentikan kegiatannya tersebut dan petani itupun bisa tidur dengan tenang.

Pengaruh Telepati

Telepati dapat mempengaruhi pikiran seseorang jarak jauh dengan mengandalkan perasaan, sehingga orang tersebut tiba-tiba akan kepikiran atau merasa ada yang mengajak bicara, ada yang mengingatkannya akan suatu hal yang belum beres.

Contoh kasus yang sering terjadi pada orang tua bayi yang gelisah ingin pulang karena terlalu lama meninggalkan anaknya yang masih kecil sendiri dirumah dan ingin segera menemuinya. Perasaan tersebut disalurkan oleh telepati sang bayi, karena memang itu merupakan salah satu kelebihan anak yang masih bayi.

Sesampainya ia dirumah, didapatinya anak bayinya sedang menangis, ia segera menggendong dan menyusui bayinya. Hatinya menjadi tentram dan bayinya pun berhenti menangis. Itulah hubungan telepati yang dilakukan seorang bayi kepada ibunya

Namun telepati bukan hanya bisa digunakan oleh bayi saja, orang yang mempunyai hubungan emosi yang kuat juga dapat menggunakannya. Misalnya antara ibu/bapak dengan anaknya, abang dengan adik, dua orang yang sedang pacaran, karib kerabat, teman bisnis yang akrab, suami istri dan lain sebagainya. Sinyal yang diterima umumnya berupa perasaan.
URL

Komentar yang bermanfaat mendapat Rating*****oleh Admin blog ini