Bedanya Kartu Kredit & Kartu Debit untuk Jual Beli Online

Jika Anda baru mengenal dan atau belum pernah belanja secara online dengan sistim pembayaran berkala/ cicilan/ hutang, mungkin akan perlu untuk membaca sekilas informasi penting ini.


Berikut Perbedaan Utama Kartu Kredit dengan Kartu Debit

Kangsigit.com - Kartu Kredit VS Kartu Debit, Kartu kredit memiliki perbedaan prinsip dengan kartu debit dari sistem dan cara menggunakannya. Anda perlu mengetahui perbedaannya agar tidak salah memahami dan menggunakannya untuk kebutuhan sehari-hari, baik secara online maupun real.


Perbedaan Pokok Kartu Kredit dan Kartu Debit

Kartu Debit
  • Kartu debit ditujukan untuk nasabah yang membuka rekening tabungan. Kartu debit yang banyak diminati nasabah biasanya memiliki logo bank dan jaringan yang bekerjasama seperti Visa, Mastercard, Cirrus dan kawan-kawannya. Dengan adanya logo tersebut, kartu debit dapat dipergunakan untuk seluruh merchant yang bekerjasama di seluruh Indonesia.
  • Kartu debit bersifat umum, artinya dapat dimiliki oleh seluruh nasabah yang memiliki tabungan tanpa terkecuali.
  • Untuk menggunakan kartu debit, nasabah harus memiliki dana terlebih dahulu pada rekening tabungan miliknya. Batas transaksi ditetapkan oleh Bank bersangkutan.
  • Kebanyakan, transaksi dengan kartu debit membutuhkan pin berisi 6 angka. Meski begitu, transaksi juga bisa dilakukan pakai tanda tangan layaknya kartu kredit pada merchant-merchant tertentu.
  • Kartu debit tidak diwajibkan iyuran.
  • Sebagian besar, kartu debit tidak dapat digunakan untuk berbelanja online. Belanja online yang dimaksud adalah dengan menggunakan Visa/Mastercard. Namun, beberapa bank belakangan mengeluarkan fitur transaksi online dengan kartu debit, seperti bank Mandiri atau BNI, dengan jumlah merchant yang terbatas dan tidak sebebas kartu kredit.

Kartu Kredit
  • Dibuat oleh bank yang ditujukan untuk nasabah yang telah memenuhi persyaratan. Untuk memiliki kartu jenis ini, nasabah tidak diharuskan memiliki rekening tabungan di bank yang bersangkutan. Kartu kredit juga bisa disebut sebagai kartu hutang.
  • Kartu kredit memiliki limit/ batas, yaitu sejumlah nilai yang dapat digunakan oleh nasabah untuk melakukan transaksi. Nasabah tidak perlu memiliki dana/saldo terlebih dahulu untuk dapat bertransaksi.
  • Transaksi biasanya dilakukan dengan membubuhkan tanda tangan. Pin hanya digunakan untuk tarik tunai di mesin ATM. Sementara itu, transaksi online dengan kartu kredit juga membutuhkan CVV/CVC (3 angka terakhir yg tertera di balik kartu kredit).
  • Transaksi kartu kredit dapat dilakukan di hampir seluruh merchant yang menerima pembayaran dengan mesin EDC (Visa/MAstercard), baik secara offline maupun secara online.
  • Tagihan akan dikirimkan kepada nasabah setiap bulan dengan opsi pembayaran penuh, sebagian atau minimum. Jika setoran tidak dibayarkan dengan penuh, maka untuk setoran selanjutnya nasabah akan mendapat sebuah bonus berupa denda/bunga beberapa persen sesuai dengan yang ditetapkan masing-masing Bank.
  • Pada umumnya kartu kredit membebankan nasabah iyuran tahunan, bea materai dan bea pembayaran.

Perbedaan Kartu Kredit dan Kartu Debit dari Fisik

Format 16 angka kartu yang digunakan berbeda antara kartu kredit dengan debit. Jika kartu debit tidak menampilkan nama atau tanda tangan di balik kartu, maka setiap kartu kredit sudah pasti mancantumkan nama, tanda tangan di balik kartu dan masa berlaku kartu yang jelas.
URL

Komentar yang bermanfaat mendapat Rating*****oleh Admin blog ini