Keuntungan dan Kerugian Penargetan Internasional di Webmaster

Sebenarnya Google sendiri telah menjelaskan apa dan bagaimana penargetan internasional di Console Webmasters ini bekerja. Secara garis besar, Google ingin membantu Anda yang ingin mendapatkan hasil maksimal oleh hasil penelusuran yang dilakukan di Google Search dan mungkin mesin mitra miliknya.

Mungkin Anda sempat bertanya-tanya, apa efek atau akibat jika saya menentukan lokasi target lebih khusus, apakah mempengaruhi tingkat kemunculan situs untuk pengunjung lokal?

Jika Anda berfikir seperti itu, berarti saya tidak sendiri. Agar lebih mudah dipahami, saya contohkan situs-situs yang membutuhkan target spesifik, misalnya, situs restoran, situs hotel dan situs lain yang cakupannya tidak seluas situs besar yang membutuhkan interaksi di seluruh dunia.

Logikanya, jika Anda membuka sebuah usaha rumah makan di Indonesia, tepatnya di Jambi, misalnya. Tentunya kebanyakan pelanggan Anda adalah mereka yang bertempat tinggal di daerah setempat. Mungkin itu adalah menu istimewa, tapi kemungkinan tidak menarik perhatian orang-orang yang tinggal di Jepang.

Jika demikian, maka pilihan terbaik adalah mengaktifkan Penargetan Internasional, kecuali jika Anda melayani pelayanan untuk turis juga, daerah yang tepat contohnya di bali, maka sebaiknya tidak mengaktifkannya, dengan cara pilih Tidak Tercantum di webmaster.

Analogi yang lebih sederhana: Jika situs Anda berisi konten dengan Bahasa Indonesia, dan Anda ingin agar website Anda dilihat oleh orang yang tinggal di Inonesia, Malaysia, Singapura dan negara-negara lain, maka jangan mengaktifkan penargetan internasional.

Gunakan URL ini untuk mengatur penargetan Internasional di Webmaster Google
https://www.google.com/webmasters/tools/i18n?hl=in&siteUrl=http://www.kangsigit.com
NB: Ganti URL itu dengan URL situs Anda

Jenis Situs Yang Bisa Menargetkan Secara Internasional Meliputi:

  • .com
  • .org
  • .ad
  • .as
  • .bz
  • .cc
  • .cd
  • .co
  • .dj
  • .fm
  • .io
  • .la
  • .me
  • .ms
  • .nu
  • .sc
  • .sr
  • .su
  • .tv
  • .tk
  • .ws
Semua daftar diatas dapat berubah sewaktu-waktu

Mengapa terbatas?

Karena domain tingkat atas, seperti, .com .org dan kawan-kawan merupakan generik (gTLD) yang belum dikaitkan dengan lokasi khusus atau lokasi geografis tertentu.

Domain tingkat atas yang didaftarkan sebagai tingkat kode negara (ccTLD) dengan ICANN, saat ini tidak dapat menggunakan penargetan internasional. Semua TLD (Top Level Domain) yang diselesaikan melalui zona akar DNS IANA akan dianggap sebagai gTLD/ yang bisa ditargetkan.

Contoh TLD yang tidak bisa menargetkan secara internasional untuk Indonesia adalah domain yang berakhiran (.co.id), karena TLD ini sebagai tingkat kode negara Indonesia.

Sementara itu, meski domain (.eu) dan (.asia) dikaitkan dengan kawasan geografis, tapi Google mengatakan, umumnya tetap diperlakukan sebagai domain tingkat atas generik, jadi setara dengan .com maupun .org.

Unik sekaligus membawa teka-teki, bahwa sampai saat ini saya belum melihat domain (.Net) masuk ke jenis domain yang dapat ditargetkan secara interasional. Mungkin saja karena zona akar-nya bukan dari DNS IANA atau ada penyebab lain.

Mungkin, Anda ingin mendapat informasi yang lebih jelas atau lebih terpercaya, silahkan masuk ke sumbernya disini: https://support.google.com/webmasters/answer/62399
URL

2 Tanggapan » Lihat

Komentar yang bermanfaat mendapat Rating*****oleh Admin blog ini