Tips Menggugurkan Kandungan Usia 3 Bulan yang Membahayakan Ibu

Banyak para adik-adik kita yang mungkin sudah terlanjur alias kebablasan dalam berhubungan intim layaknya sebagai seorang suami istri. Mungkin sebagian hanya coba-coba saja dan mungkin juga ada yang pakai obat aborsi tradisional, tapi ternyata masih tidak ampuh.

Rata-rata orang yang baru pertama kali mengalami kehamilan, agak sulit membedakan. Meskipun ada tanda-tanda umum, seperti, nyidam dan rasa mual. Akan tetapi tak jarang yang mengira bahwa dirinya hanya mengalami perubahan selera makan dan atau sedang terserang penyakit. Sehingga pada akhirnya ia baru menyadari bahwa ternyata dia sedang hamil dan itu terlihat ketika perutnya mulai membesar.

Seperti yang telah saya jelaskan sebelumnya: Risiko Aborsi atau Menggugurkan Kandungan, ini sangat berbahaya. Terlebih jika usia janin sudah cukup dewasa, yakni antara 3 bulan sampai 9 bulan. Pada fase ini, jika masih nekat ingin menggugurkan kehamilan Anda, maka bukan hal yang mustahil bahwa bukan hanya calon bayi Anda yang akan tewas, tapi yang mengandung juga akan mengalami nasip yang sama.

Jadi, bagaimana seharusnya

Buatlah kejadian memalukan ini sebagai pelajaran penting untuk tidak mengulangi hal yang sama. Anda akan menjadi lebih baik jika mempertahankan janin itu diperut Anda.

Ingat, seandainya puluhan tahun yang lalu IBU Anda membunuh janin yang ada diperutnya, dan di dalamnya adalah ANDA, apakah Anda dapat berfikir bahwa sampai sekarang Anda masih hidup? Tidak, Anda sudah tewas.

Coba renungkan kembali, apa yang membuat Anda menjadi gelisah soal kandungan Anda sampai berniat ingin mengugurkannya? Apakah calon bapak dari janin Anda tidak mengakuinya? atau mungkin itu akibat dari pergaulan bebas?

Saya tidak yakin bahwa Anda benar-benar selamanya tidak mendapatkan ayah baru untuk calon bayi ini, suatu saat pasti ada yang menawarkan diri untuk Anda, percayalah..

Banyak kasus kematian yang disebabkan oleh obsesi mengerikan ini. Jika Anda sudah tidak sayang lagi terhadap calon bayi itu, setidaknya berfikirlah bahwa Anda masih memiliki rasa belas kasihan. Kasihan kepada keluarga, ayah, ibu, dan diri Anda sendiri.

Biasanya, aborsi yang tidak tepat mengakibatkan perdarahan, infeksi, anestesi, emboli, dan kehamilan ektopik yang tidak terdiagnosis. Selain aborsi yang berisiko berujung kematian, ini juga berakibat fatal terhadap kanker payudara.

Efek lainnya yang tidak kalah mengerikan, meskipun mungkin Anda berhasil menggugurkan kehamilan saat ini, tapi 98% Anda juga akan mengalami cacat bayi sejak bayi lahir pada kehamilan berikutnya.

Ini dapat meningkatkan risiko komplikasi persalinan, kelahiran yang prematur, dan perkembangan abnormal dari plasenta pada kehamilan berikutnya.

Jadi, apakah Anda masih tetap ingin mengugurkan kehamilan 3 bulan ini?
URL

Komentar yang bermanfaat mendapat Rating*****oleh Admin blog ini