Mengapa Ikan Buntal Sangat Beracun, Bagian Mana Saja

Ikan buntal adalah jenis vertebrata yang tubuhnya bisa mengembang seketika, tubuhnya juga mengeluarkan duri yang tajam sebagai perlindungan dari serangan mangsa. Ikan buntal bukan jenis ikan yang ramah, perkembangannya juga sangat terbatas, tidak semua sungai terdapat ikan jenis ini, sehingga kemungkinan Anda sangat sulit melihat ikan ini secara langsung.

Penamaan ikan buntal berbeda-beda di setiap negara. Kalau di Indonesia sendiri, ikan buntal lebih dikenal dengan sebutan 'ikan buntek'. Sedangkan penamaan dalam bahasa Inggris, ikan ini lebih dikenal dengan Pufferfish, Globefish, dan Balloonfish.

Ikan Buntal
Dilihat dari fisiknya, ikan buntal cukup menarik, imut dan sepertinya bagus untuk dipelihara. Tapi tahukah Anda bahwa ikan buntal termasuk dalam kelompok karnivora atau hewan pemakan daging. Ikan jenis ini juga kurang piawai soal berenang, sehingga jika kondisi sedang terancam, ikan buntal seringkali memasukkan air sebanyak-banyaknya ke dalam tubuhnya untuk merubah postur tubuhnya. Setelah tubuhnya menggembung, ukuran ikan buntal membesar hingga tiga kali lipat dari ukuran normal.

Mengapa Ikan Buntal Berbahaya Jika Dikonsumsi

Bagi penggemar ikan buntal, mereka tidak takut merogoh kantong lebih dalam untuk dapat menikmati lezatnya daging ikan buntal. Bahkan beberapa Negara maju termasuk Jepang dan Korea telah membangun restoran yang menyajikan menu makanan ikan buntal di berbagai sudut kota.

Mengapa mereka tidak tewas? padahal mengkonsumsi ikan buntal dalam jumlah yang tidak sedikit. Karena ikan buntal menyimpan racun (tetrodotoxin) hanya di bagian-bagian tertentu dalam tubuhnya. Organ ikan buntal yang diketahui sangat beracun diantaranya adalah telur, hati, kulit serta bagian saluran pencernaannya. Sampai saat ini, Kangsigit.com belum mengetahui dengan pasti apakah ada bagian lain yang mungkin juga beracun.

Ikan Buntal
Meskipun daging buntal yang bersih dari tetrodotoxin, jika telah terkontaminasi oleh telur ataupun hatinya, maka daging buntal juga menjadi sangat beracun. Mungkin Anda pernah mendengar berita baru-baru ini bahwa beberapa situs mengabarkan ada puluhan orang yang meninggal dunia seketika sesaat setelah memakan daging buntal. Bisajadi korban telah memakan daging yang telah tercampur bagian tubuh yang beracun, atau bahkan mungkin memakan hati atau telur ikan buntal.

Mengenal apa itu Tetrodotoxin

Tetrodotoxin adalah racun alam yang 10.000 kali lebih berbaya dibandingkan sianida. Mengkonsumsi tetrodotoxin 0,001 miligram saja dapat menewaskan manusia dalam kurun waktu kurang dari setengah jam.

Tetrodotoxin bekerja sebagai pemblokir protein pada syaraf saluran sodium. Protein yang seharusnya membuat ion sodium menuju membaran syaraf jadi terhalang oleh tetrodotoxin. Jika aliran sodium tertutup, listrik biologis tubuh kita menjadi tidak dapat bekerja normal. Bahkan sistem sayaraf dan jaringan yang lain seperti otot juga akan mati.

Ikan buntal dipercaya sebagai vertebrata paling beracun kedua setelah katak racun emas. Hingga saat ini racun dari ikan buntal tidak diketahui penawarnya. Satu ikan buntal dewasa dapat membunuh hingga 30 orang.

Saran: Jika Anda tidak paham dengan bagian tubuh yang beracun, sebaiknya jangan memasak atau mengolah sendiri ikan buntal dirumah.
URL

Komentar yang bermanfaat mendapat Rating*****oleh Admin blog ini