Mengapa Lambang Palu Arit Dilarang, INI Alasannya

Apa itu Palu

Palu adalah sebuah benda atau alat tukang (mebel) untuk menancapkan paku ke tembok dan kayu atau objek lainnya. Cara penggunaannya: paku dipukul berkali-kali dengan palu sampai tubuhnya menancap masuk hingga hanya terlihat kepala dari si paku.

Apa Itu Arit

Arit dalam bahasa Indonesia lebih dikenal dengan nama "Sabit". Kami sebagai orang jawa mengenal istilah itu dengan Arit, Clurit, dan Aret . Mungkin masih ada penamaan lain di masing-masing daerah. Fungsinya: Arit sering dipakai oleh petani Indonesia untuk mencari rumput dan atau membersihkan ranting-ranting kecil di tanaman buah serta untuk memanen padi.

Arit merupakan benda tajam (gaman) yang hanya cocok untuk berladang. Namun apabila Arit dan Palu disatukan dengan bentuk gambar atau simbol, akan jauh berbeda maknanya.
Kembali ke tahun 1965. Sejak tahun tersebut dan tahun sebelumnya, Partai Komunis Indonesia (PKI) menggunakan simbol palu arit untuk partainya. Dipa Nusantara Aidit, ketua dari PKI telah ditangkap dan ditembak mati pada 22 November 1965.

Selain itu, jutaan jiwa warga Indonesia yang dianggap sebagai anggota dan/atau simpatisan PKI telah dibantai. Bukan hanya simbol palu arit yang dilarang pada saat itu, tapi pemerintahan Orde Baru juga mengeluarkan larangan atas segala sesuatu yang dianggap berkaitan dengan ajaran komunisme.

Larangan tersebut dituangkan dalam pasal 2 Tap MPRS No. XXV/1966 yang menyebutkan bahwa,

"Setiap kegiatan menyebarkan atau mengembangkan paham atau ajaran Komunisme/Marxisme-Leninisme dalam segala bentuk dan manifestasinya, dan penggunaan segala macam aparatur serta media bagi penyebaran atau pengembangan paham atau ajaran tersebut, dilarang."

Referensi: http://www.rappler.com/indonesia/132532-wawancara-kapolri-palu-arit-pki
URL

Komentar yang bermanfaat mendapat Rating*****oleh Admin blog ini