Cara Daftar Internet Banking Bank BRI (disertai gambar)

cara mendaftar internet banking BRI
Syarat-syarat penggunaan Internet Banking (IB)

Sebelum mulai mendaftar ke BRI Internet Banking, sebaiknya ketahui dulu syarat-syarat nasabah untuk dapat menggunakan layanan ini agar maksimal.

Sayarat pertama adalah, Anda sudah terdaftar sebagai nasabah Bank BRI. Atau dengan kata lain, Anda sudah memiliki buku rekening tabungan BRI, misalnya: Simpedes, Britama maupun Junio.

Syarat kedua, Anda harus telah mengantongi kartu ATM (debit) BRI jenis apa saja, meliputi (Classic, Gold atau Platinum) dan kartu tersebut harus dalam keadaan masih aktif.

Syarat ketiga, memiliki handphone dengan sim card (kartu) operator yang support untuk BRI, meliputi: XL, Telkomsel, Indosat, Telkom Flexy, Bakrie Telecom dan Mobile-8. HP ini nantinya akan digunakan untuk menerima mToken setiap kali hendak melakukan transaksi. Jadi harus ponsel milik Anda sendiri dan terjamin kualitas sinyal-nya.

Syarat ke-empat, memiliki akun E-mail sebagai penerimaan notifikasi setiap transaksi yang dilakukan melalui Internet Banking BRI. Belum punya E-mail? daftar disini.

Cara Daftar/ Registrasi Internet Banking BRI:
  • Pastikan Anda telah menyiapkan 4 syarat diatas.
  • Cari dan datangi salah satu mesin ATM BRI terdekat Anda. Biasanya setiap kantor cabang Bank BRI menyuguhkan mesin ATM sebagai penarikan tunai dan transfer. Namun pada kota-kota besar, biasanya mesin ATM ada yang berdiri sendiri/ tidak berada pada kantor BRI tersebut.
  • Masukkan kartu ATM Anda seperti biasanya pada mesin ATM, lalu masukkan PIN kartu ATM Anda.
  • Pilih menu lainnya pada layar.
  • Pilih menu registrasi
  • Pilih Internet Banking.
  • Anda harus membuat password baru untuk layanan internet banking sebanyak 6 digit.
  • Masukkan kembali password diatas sekali lagi.
  • Setelah proses registrasi IB sukses, akan muncul sebuah USERID (USERID dan Password internet banking BRI otomatis) keluar berupa STRUK/kertas.
  • USERID adalah gabungan nama Anda dan angka tanggal lahir Anda. Simpan informasi tersebut sebagai bahan login di halaman website IB BRI.
  • Silahkan login di: https://ib.bri.co.id/ib-bri/Login.html
  • Masukkan USERID dan Password yang barusaja didapatkan. Anda juga perlu masukkan kode validasi yang muncul sebagai pembuktian bahwa Anda bukan robot. Selanjutnya klik tombol ENTER.
  • alamat situs resmi bank bri - Login
  • Anda akan diarahkan ke halaman persetujuan layanan internet banking BRI. Klik Saya Setuju.
  • Selanjutnya Anda perlu mengatur ulang password IB. Ganti password internet banking yang lama dengan password yang baru, minimal 8 karakter yang terdiri dari kombinasi huruf dan angka.
  • cara ganti pin password internet BRI
  • Apabila Anda diminta untuk memasukkan Email, silahkan Anda masukkan saja. Email ini akan digunakan untuk menerima laporan transaksi melalui ib BRI.
  • Akan muncul sebuah ucapan selamat datang tertampil pada layar komputer Anda. Ini artinya, proses registrasi telah selesai, dan Anda sudah bisa melakukan transaksi non finansial melalui IB. Misalnya: cek saldo, dan mutasi rekening(melihat riwayat transaksi sebelumnya).
Beberapa transaksi yang memerlukan mToken diantaranya:
Transfer uang/dana, bayar tagihan listrik, bayar tagihan kartu kredit dan sebagainya. mToken bisa didaftarkan langsung ke kantor BRI. Sebelum mToken didaftarkan, semua proses yang melibatkan penambahan dan atau pengurangan saldo tidak dapat diproses. Nantinya, nomor ponsel Anda akan dijadikan sebagai nomor penerima kode mToken. mToken selalu dibutuhkan dan akan kedaluarsa setiap kali digunakan.

Cara mendaftarkan mToken BRI
Silahkan datangi kantor BRI terdekat Anda, jangan lupa bawa foto copy KTP, buku tabungan, kartu ATM dan sebuah Handphone, lalu serahkan ke Customer Service. Jika Anda bingung, kalimat apa yang harus diucapkan ke CS, bilang saja "Saya mau mendaftarkan nomor HP saya untuk mengaktifkan mToken Internet Banking" Niscaya Customer tersebut langsung paham dengan maksud Anda.
Jika kebetulan tidak sedang antri panjang, maka permohonan Anda bisa langsung diselesaikan kurang dari 1 Jam.
Setelah proses aktivasi mToken selesai, Anda akan dapat melakukan segala transaksi melalui internet banking BRI. Untuk mendapatkan mToken, silahkan login ke website IB BRI, lalu klik tombol request mToken. Pengiriman mToken biasanya dikenakan biaya sekitar Rp.500 rupiah dalam bentuk pengurangan pulsa.
Ingat!! Setiap kode mToken hanya bisa digunakan sekali dan akan kedaluarsa setelah itu. Namun, pada setiap kali melakukan reQuest mToken, Anda otomatis mendapat sekitar 6 kode mToken baru yang dapat digunakan untuk 6 kali transaksi. Saya lupa jumlah persisnya, karena saya sudah tidak menggunakan Internet Banking lagi, namun beralih ke SMS Banking.

Transaksi yang tidak dapat dilakukan lewat Internet Banking:
  • Penarikan dana tunai. Tentu saja, uang tidak mungkin dapat berterbangan menghampiri Anda bukan?

Transaksi yang dapat dilakukan lewat Internet Banking:
Berikut ini adalah transaksi atau fasilitas yang bisa Anda dapatkan melalui layanan internet banking BRI :
  • Melihat Informasi Rekening
  • Melihat Jumlah Saldo
  • Mutasi Rekening
  • Transfer Dana/Uang
  • Transfer Antar Rek BRI
  • Transfer ke Bank lain.
  • Transaksi Terjadwal
  • Tambah Transfer
  • Lihat Status
  • Daftar Transfer
  • Pembayaran dan Pembelian Online
  • Pembayaran Tagihan
  • KK Bank BRI
  • KK Bank Lain : Citibank, RBS, ANZ, SCB, HSBC
  • Telepon/Selular : Telkom, Kartu Halo, Flexi, Matrix
  • Listrik
  • KTA Bank Lain : Citibank, RBS, SCB, HSBC
  • Internet : Speedy, Flash
  • Pembayaran Multifinance :FIF, BAF, Financia, OTO, Verena, WOM
  • Pembayaran terpadu (beberapa transaksi dilaksanakan sekaligus dalam satu kali eksekusi)
  • Isi Ulang Pulsa: IM3, Mentari, Simpati, Kartu As, XL, SMART, AXIS, dan Three 3
  • Deposit e-Money
  • Daftar Pembayaran
  • Daftar Pembayaran Pelayanan Nasabah
  • Pesan Masuk
  • Pesan terkirim
  • Buat Pesan Baru
  • Ubah Password
  • Ubah E-mail
  • Catatan aktivitas
  • Daftar rekening tujuan
  • mTOKEN : Permintaan mTOKEN

TIPS

Jika Anda sering melakukan transaksi lewat BRI, saya pikir akan jauh lebih tepat jika mengaktifkan SMS Banking. Karena jika lewat SMS Mobile Banking, Anda tidak membutuhkan mToken seperti pada IB. Aplikasi SMS Banking support untuk banyak jenis ponsel, misalnya Android (.apk), Java(.jar/.jad), dll. Anda juga tidak perlu repot-repot membuka website IB untuk melihat informasi tabungan Anda. Semua bisa dilakukan hanya lewat SMS saja.

Butuh informasi lebih lanjut?
Baca: Cara Mendaftar SMS Banking
URL

Komentar yang bermanfaat mendapat Rating*****oleh Admin blog ini