Kata Ucapan Lebaran Mau Minta Pamit Bahasa Jawa

Terkadang kita sebagai satu-satunya orang yang paling dewasa diantara teman-teman kita harus menjadi ketua atau yang memimpin ketika bersilaturahmi dirumah-rumah tetangga kita saat idul fitri tiba.

Jika diucapkan dalam bahasa Indonesia, mungkin banyak yang sudah tahu. Tapi jika lingkungan kita dalam kehiupan sehari-hari menggunakan bahasa daerah, atau lebih tepatnya menggunakan bahasa jawa, dan kita sendiri adalah orang jawa, akan lebih cocok jika menggunakan bahasa jawa saat bersilaturahmi. Tapi tentunya harus menggunakan bahasa halus/ bahasa yang sopan santun.

Masak iya pamitan dengan orang tua pakai bahasa kasar, misalnya "wes ngene sek yo, aku karo konco-koncoku njalok pamet." Kalau seperti ini kan kedengarannya kurang etis.

Nah, berikut ungkapan pamit yang baik dan benar dalam bahasa jawa saat bersilaturahmi.

  • Anggap saja nama pemilik rumah adalah pak slamet.
Jika Anda bersama teman-teman.
1. "Pak slamet, meniko acarane sampon cekap, kulo kaleh rencang-rencang ajeng nyuwon pamit, ajeng neroske mlampah".

Atau:
2. "Pak Slamet, amarga nuduhake punika liwat, aku pengin kanca padha ngandika bye apik, pengin terus lelampahan".

Artinya:
"Pak slamet, karena acaranya sudah selesai, saya sama teman-teman mau minta pamit, mau meneruskan perjalanan (bersilaturahmi)."

Jika Anda sendiri,  maka tidak perlu menambahkan "kaleh rencang-rencang".

Apa yang saya tuliskan pada bagian pertama, sama persis dengan apa yang saya ucapkan ketika dipilih menjadi ketua saat bersilaturahmi :)

Semoga bermanfaat.
URL

Komentar yang bermanfaat mendapat Rating*****oleh Admin blog ini