Mukidi si Perokok Berat .VS. Pria Bukan Perokok

Cerita kali ini saya ambil dari kisah Mukidi yang kala itu lagi berantem sama pria asing disebuah mini bus.. Mukidi adalah seorang pria perokok, duduk sebaris dengan seorang pria yang "bukan perokok".

Karena suntuk, Mukidi mengeluarkan sebungkus rokok dari saku-nya dan menarik satu batang rokok, lalu disulut. Karena tak mau dipandang pelit, Mukidi basa-basi menawarkan rokoknya. "Mau Rokok Mas?" tanya mukidi ke pria disampingnya yang bukan perokok tersebut.

Sambil angkat tangan, pria tersebut menjawab. "Tidak, terima kasih..".

Serasa ingin jadi pahlawan, pria bukan perokok tersebut coba kasih arahan yang benar ke Mukidi agar tidak merokok lagi. Kemudian terjadilah percakapan selanjutnya seperti ini:

Bukan Perokok : Kalau boleh tau, sehari habis berapa bungkus, Mas?
Mukidi : Biasanya sih 2 bungkus.

Bukan Perokok : Harga per bungkusnya berapa, Mas?
Mukidi : 15.000

Bukan Perokok : Mas udah berapa taun ngerokok?
Mukidi : Sekitar 20 taon lah.

Pria bukan perokok tersebut lalu mengambil sebuah handphone, lalu membuka aplikasi KALKULATOR, dan mulai menghitung.

Harga rokok/bungkus = 15ribu
Sehari habis = 2 bungkus
Pengeluaran sehari = 30ribu
Kalau sebulan = 30.000x30 = 900.000
Kalau setaun = 900.000x12 = 10.800.000
20 tahun berarti = 10.800.000x20 = 216.000.000

"Wah, kalau mas gak ngerokok selama 20 tahun ini, mas pasti sudah bisa beli mobil mewah loh!" kata pria bukan perokok tersebut sambil menyodorkan kalkulator kedepan wajah Mukidi.

Mukidi : Ooh gitu ya.. Elu usianya berapa sih?
Bukan Perokok : 40 tahun, Mas.

Mukidi : Lah..? Lo kan udah 40 taon kagak ngerokok.. SEKARANG MOBIL LO MANA? MASAK IYA UDAH PUNYA 2 MOBIL MEWAH MASIH AJA NAEK BUS??
URL

Komentar yang bermanfaat mendapat Rating*****oleh Admin blog ini