BackLink Yang Tepat, Menyelamatkan Situsmu

Author : Sigit Purnomo | Released : February 06, 2018 | Category :
BackLink Yang Tepat, Menyelamatkan Situsmu - Menjadi seorang blogger, kita tentu tidak asing lagi mendengar kata BackLink. Bahkan banyak orang rela merogoh kantong lebih dalam demi mendapatkan setumpuk backlink.

Lantas seberapa pentingkah BackLink Itu?

BackLink
SANGAT PENTING, sebuah situs akan dianggap "penting" oleh Search Engine ketika mendapat banyak backlink dari situs lain, terutama situs besar dengan tag rel dofollow.

KETERANGAN:
  • Link DoFollow = Diikuti mesin pencari
  • Link NoFollow = Tidak diikuti mesin pencari

Namun, mendapat backlink dofollow dengan cara tidak tepat dapat membunuhnya secara perlahan. Sebuah mimpi buruk jika harus mengalami hal demikian.

Bagi KANGSIGIT, BackLink ibarat sebuah asupan makanan rutin yang harus di sediakan agar dapat berkembang dan terus membengkak, meskipun backlink bukan satu-satunya, namun menjadi salah satu dari yang utama.

Sekarang, coba Anda telaah hal-hal berikut:

1. Memakan makanan enak dan bergizi
Ini berarti mendapatkan backlink Dofollow dari situs besar

2. Memakan makanan enak namun tidak bergizi
Ini berarti mendapatkan backlink Dofollow dari situs bayi

3. Memakan makanan enak namun beracun
Ini berarti mendapatkan backlink Dofollow dengan cara nyepam

4. Memakan makanan yang tidak enak namun bergizi
Ini berarti mendapatkan backlink Nofollow dari situs besar

5. Memakan makanan yang tidak enak dan tidak bergizi
Ini berarti mendapatkan backlink Nofollow dari situs bayi

6. Memakan makanan yang tidak enak dan justru beracun
Ini berarti mendapatkan backlink Nofollow dengan cara nyepam

Situs besar adalah situs yang telah lama ada dan populer. Memiliki ranking yang bagus di serp dengan kualitas SEO tinggi, sehingga sangat bagus untuk mendongkrak ketenaran situsmu.
Situs bayi adalah situs yang baru dibuat dan belum memiliki index page yang memadai serta tidak memiliki page rank maupun domain authority.

Kedua sumber backlink diatas tidak ada yang tepat jika cara mendapatkannya tidak tepat pula, misalnya nyepam lewat komentar ataupun teknik lain yang dianggap nyampah.

Perumpamaan diatas saya kaitkan dari kebiasaan di kehidupan nyata dan di dumay. Silahkan telaah sendiri dan pilih jalur mana yang paling tepat untukmu..

Google+

Linkedin

Silahkan berkomentar sesuai topik yang dibahas