ATM Anda Hilang? Begini Cara Blokir Lewat Telpon Pusat Bank

Author : Sigit Purnomo | Released : March 31, 2018 | Category :
Di jaman now, ATM bukan menjadi barang langka lagi, hampir semua orang memilikinya, 1, 2, bahkan 3. Untuk orang yang sering berpergian baik jauh maupun dekat, kesiagaan saat di perjalanan mesti di prioritaskan.

Untuk itu, uang menjadi salah satu barang bawaan wajib saat diperjalanan. Alternatifnya, kita bisa menggantinya dengan kartu ATM untuk menyimpan uang tersebut, karena lebih ringkas untuk jumlah besar.

Uang tersebut untuk jaga-jaga saat dijalan, jika habis, tinggal gesek ke mesin ATM. Lantas bagaimana jika ATM kita hilang, misalnya jatuh dijalan atau tempat lainnya.

Tentu ini menjadi masalah besar jika harus terjadi hal demikian. Beberapa masalah yang timbul jika ATM hilang diantaranya:

  • Tidak dapat mengambil uang lewat mesin ATM
  • Kemungkinan terjadi pencurian saldo lewat acak pin

Jika pada saat bersamaan Anda membawa buku tabungan untuk ATM yang hilang tersebut, Anda hanya perlu mendatangi kantor cabang bank terkait untuk mengurus kehilangan kartu dan membuat yang baru. Dengan membawa ktp, atau identitas pengenal setingkat.

Lalu bagaimana jika tidak membawa buku tabungan? apa langkah pertama yang harus kita lakukan untuk menghindari seseorang mencoba menebak pin ATM kita?

Jika keadaan sangat darurat dan Anda khawatir uang Anda dibobol oleh oknum tak bertanggungjawa, berikut cara pertama yang perlu Anda lakukan.

1. Blokir ATM lewat panggilan ke call center
Anda dapat memblokir sebuah kartu ATM lewat telepon dengan alasan kartu telah hilang.

Nomor Call Center
  • Bank BNI : (500046) atau (021-500046) atau (68888)
  • Bank BRI : (14017) atau (021-57987400)
  • Bank BCA : (500888) atau (021-500888)
  • Bank Mandiri : (14000)
  • Bank BTN : (021-26533555)
  • Bank Danamon : (500-090) atau (67777)

Jika bank yang Anda inginkan tidak ada diatas, Anda dapat cari di internet.
Anda dapat menelepon nomor tersebut baik di pagi hari, siang, sore, bahkan malam. Tapi biasanya pada jam2 kerja Anda perlu menunggu lebih lama karena full call.

Setelah menelpon dan diangkat, Anda akan ditanya bantuan apa yang dibutuhkan, bilang saja "atm saya hilang, dan saya ingin memblokirnya".
Selanjutnya, Anda akan ditanya beberapa hal berikut untuk memastikan bahwa pemohon benar2 pemilik sah tabungan terkait.

  1. Nomor rekening
  2. Nama lengkap
  3. Tanggal lahir
  4. Alamat (dusun, rt, rw)
  5. Provinsi
  6. Kecamatan
  7. Nama ibu kandung
  8. Nama ayah
Semua jawaban yang Anda berikan akan dicocokkan dengan informasi yang tertera di rekening tersebut.
Jika sama, maka permohonan pemblokiran disetujui dan saat itu juga ATM tidak dapat digunakan lagi.

Sampai ditahap ini, Anda telah berhasil memblokir ATM milik Anda sendiri. Jika suatu saat ingin menghidupkan kembali ATM_nya Anda perlu mendatangi cabang bank dan mengajukan pembuatan ATM baru.

Sebenarnya pemblokiran via telepon ini bisa disalah gunakan oleh pihak tak bertanggung jawab. Untuk itu, jaga kerahasiaan identitas rekening Anda untuk menghindari pemblokiran via telepon yang dilakukan oleh orang lain ke rekening Anda.

Info Tambahan
  • Anda dapat menganjukan pemblokiran via call menggunakan semua nomor, termasuk nomor yang tidak terdaftar di rekening terkait.
  • Jika menelpon nomor kantor, sebaiknya siapkan pulsa sedikitnya 30rb untuk jaga2 agar tidak kehabisan pulsa saat mengobrol.

Google+

Linkedin

Silahkan berkomentar sesuai topik yang dibahas