Asal Usul Kata Gaul Terciduk, Faedah, Zaman NOW

Author : Mr-X | Released : May 01, 2019 | Category :
kids jaman now

Asal Usul Kata Gaul Terciduk, Faedah, Zaman NOW - Sebagai anak muda generasi penerus bangsa, kita tentu pernah mendengar, menyaksikan, atau bahkan turut serta menggunakan kata gaul untuk berkomunikasi dengan teman baik itu secara langsung ataupun lewat sosial media.

Kata-kata gaul kebanyakan tidak ada didalam kamus besar bahasa indonesia (KBBI), namun menjadi bahasa yang diakui oleh kalangan tertentu lantaran ngetren dan kerap digunakan oleh para anak muda masa kini.

Alasanya karena lebih akrab ditelinga dan santai untuk dipakai berkomunikasi maupun menyampaikan maksud tertentu. Layaknya gadget, kata-kata gaul juga akan terus mengalami perkembangan dan perubahan.

Biasanya kata-kata gaul akan memakan durasi beberapa minggu atau bulanan, tergantung seberapa banyak orang yang menggunakanya dan apakah ada kata gaul pengganti dari yang sudah ada. Kata-kata yang sekarang dianggap gaul mungkin setahun kemudian berubah menjadi kata kata biasa yang jarang sekali atau bahkan tidak digunakan lagi.

Kata kata gaul biasanya muncul begitu saja tanpa ada yang benar-benar menciptakannya, diasosiasikan dengan kata bakunya, kemudian dinilai cocok dan akhirnya digunakan beramai-ramai sampai terbentuklah satu kata gaul baru.

Namun kadang ada juga yang memang berasal dari kata baku yang benar-benar ada di kamus baku. Tapi karena adanya alasan kecocokkan, kenyamanan, maka pada akhirnya kata tersebut jadi tergolong kata gaul.

Seperti belakangan ini tiba-tiba kata "TUMAN" menjadi viral dan booming banget di dumay. Ada banyak versi yang beredar, namun intinya masih tetap menjadikan kata tuman sebagai inti pembicaraan. Tuman sendiri berasal dari bahasa jawa yang memiliki arti "ketagihan".

Entah siapa yang pertama kali menggunakan kata ini hingga bisa sampai viral dan banyak digunakan oleh kalangan remaja di sosial media facebook, twitter, instagram, dan sosmed lainya.

Contoh penggunaan kata "tuman" misalnya:
  • Nyapres kok 3x, dasar TUMAN
  • Wani utang rawani nyaur, TUMAN

Masih ada banyak sekali contoh kalimat tuman yang beredar, namun pada artikel kali ini tidak akan saya bahas lebih dalam karena diluar topik. Takis, kita masuk ke topik utama "Asal Usul Kata Gaul Terciduk, Faedah, Jaman NOW".

Asal Usul Kata Gaul Terciduk

Terciduk berasal dari kata ciduk yang dalam KBBI artinya "‘mengambil". Sebenarnya istilah terciduk identik dengan kegiatan kepolisian, menciduk pencuri, misalnya. Jadi maksud aslinya, terciduk adalah "ketahuan", "kegep", dan atau "kena razia".

Namun karena adanya kreatifitas para anak muda yang menjadikan kata ini menjadi penggambaran untuk orang yang ketangkap basah atau ketahuan sedang melakukan sesuatu. Tidak berhenti sampai disitu saja, bahkan penulisannya-pun juga telah dimodifikasi, yakni huruf "i" diganti jadi huruf "y". Bukan terciduk lagi tapi sudah jadi Tercyduk.

Sebagai contoh misalnya disiang bolong dimana orang lagi menjalankan puasa ramadhan, ada seseorang yang ketahuan sedang makan atau minum.
"Hayooo.. tercyduk lo, puasa-puasa gini malah asik-asikan minum es kelapa."

Asal Usul Kata Gaul Faedah

Kata gaul "faedah" sebenarnya ada di kamus baku, KBBI. Faedah sering dipakai dengan urusan yang berkaitan dengan keagamaan atau kerohanian. Maknanya adalah keuntungan atau kelebihan atau manfaat atas suatu hal.

Nah entah darimana awalnya tiba-tiba kata faedah kemudian menjadi kata gaul di kalangan anak muda. Contohnya, "Dasar lu ya, HP-nya iya Android, tapi gak punya pulsa, kuota juga gak punya, gak berfaedah bangettt!"
"Eh lo ikutan komunitas itu ya, apa faedahnya coba?"

Tak sampai disitu saja, kata faedah bahkan juga dimodifikasi menjadi sesuatu yang memiliki makna kebalikannya. Seperti kata follow, ada juga kata unfollow.
Kata faedah juga dibuat antonimnya (kebalikannya), yaitu unfaedah atau nirfaedah. Meskipun tingkat kepopuleran kata kebalikan ini tak seimbang dengan kata aslinya namun banyak juga yang telah menggunakannya.

Sebagai contoh:

"Gue kagak doyan nonton layar tancap, nirfaedah banget dah"
"Tutorial membuat chord gitar di channel youtube yang itu tu so Unfaedaht"

Asal Usul Kata Gaul Zaman NOW

Seperti kata gaul sebelumnya, "Zaman NOW" juga merupakan kata yang tiba-tiba menjadi hits dikalangan remaja. Entah siapa yang memulai tapi dampaknya begitu panjang dan semakin viral karena memiliki banyak versi baru bermunculan.

Kamu tentu pernah mendengar istilah "kids jaman now", atau "santri jaman now", atau "rumah jaman now" yang sekarang lagi booming. Frasa utamanya adalah "jaman now" yang berasal dari dua bahasa berbeda, yakni Jaman (indonesia), dan Now (inggris).
Zaman adalah "waktu" atau bisa juga diartikan sebagai "era". Sedangkan Now artinya adalah "sekarang". Jadi kalau digabungkan menjadi era sekarang (zaman sekarang).

Pasti masih ada banyak versi "jaman now" di sekeliling Anda itu semua adalah pengembangan yang frasa utamanya masih tetap sama yaitu "zaman now". Jika Anda punya kata tertentu yang unik dan nyambung antara kata dengan makna, Anda dapat menyihir kata tersebut menjadi kata gaul jika kebetulan ada banyak orang yang suka dan setuju untuk mem viralkan kata tersebut.

Demikian sedikit penjelasan seputar kata gaul yang dapat saya informasikan semoga berfaedah dalam hidup Anda.

Google+

Linkedin

Silahkan berkomentar sesuai topik yang dibahas