Seluruh konten di situs ini memiliki Rujukan yang bisa dipercaya dan bukan sebuah dongeng menjelang tidur

Duluan Mana Nabi Adam dengan Manusia Purba?

Duluan Mana Nabi Adam dengan Manusia Purba - Hampir diseluruh sekolah-sekolah mengajarkan seluruh siswanya untuk mengenal darimana asal-usul manusia, dan ilmuwan yang diangkat adalah teori Darwin. Dia disebut sebagai ilmuwan yang mengatakan bahwa Manusia Purba adalah nenek moyang dari seluruh manusia, jadi manusia adalah evolusi dari seekor monyet.

Teori ini banyak dipercaya karena memang sekolah-sekolah mengajarkan itu, dan tugas dari siswa adalah mempelajarinya, menghafal, dan mengingatnya, jadi mau tidak mau ya harus mau dan mengakui teori tersebut. Namun kini teori ngaco tersebut terbantahkan, informasi selengkapnya silahkan simak 2 ceramah dari 2 ustadz kondang di tanah air.

Ustadz Abdul Somad

Saat mengisi acara dakwah disalah satu kota, Ustadz SoMad mendapat sebuah pertanyaan dari salah seorang majelis yang hadir pada saat itu, berikut pertanyaanya: "Saya ingin bertanya perihal teori sejarah yang mana zaman dulu kala, ada manusia purba. Namun saya yakin bahwa manusia pertama itu Nabi Adam, lalu Apakah manusia purba itu benar-benar ada. Adakah ayat Quran atau hadits yang menjelaskan manusia purba".

Jawaban Ustadz SoMad:
Nabi Adam panjangnya itu 60 hasta, kalau saya sekitar 4 hasta. Jadi Nabi Adam tinggi sekali, lalu kemudian berkurang, berkurang, berkurang, dan berkurang hingga saat ini umumnya tinggi manusia 4-5 hasta. Manusia purba telah ada jutaan tahun yang lalu, dari fosil-fosil yang ditemukan dalam tanah. Sedangkan Nabi Adam ke Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam tidak sampai jutaan tahun, maka kita sebagai orang yang beriman meyakini bahwa manusia pertama adalah Adam alaihissalam.

Kita bukan evolusi dari makhluk purba monyet, monyet berubah jadi orang, bukan seperti itu, kita bukan monyet, itu teori dari Darwin, namanya Charles Darwin, kata dia dunia ini isinya air semua, nggak ada tanahnya, air ini di sinari cahaya matahari, menguap, lalu munculah tanah. Ikan dalam air berevolusi naik ke darat, manjat kayu, berbulu jadi monyet, monyet berevolusi lagi jadi orang.

Teori ini masih diragukan kenapa? kalau itu berevolusi, kenapa setelah jadi kita kok nggak berubah lagi, Kenapa Abdul Somad tidak berevolusi jadi makhluk baru, apa kek namanya, ini menunjukkan bahwa manusia bukan evolusi dari monyet, tapi manusia memang makhluk yang berdiri sendiri diciptakan Allah di surga, lalu dikirim ke dunia.

Nah untuk semakin memperkuat pendapat dan membuat kalian tambah yakin dengan salahnya teori Darwin yang menyatakan manusia purba adalah nenek moyang kita, berikut pendapat lainya oleh Ust. Khalid.

Ustadz Khalid Basalamah

Ada seorang ilmuwan, yang dianggap Tuhan "oleh orang-orang atheis", orang-orang atheis ini adalah orang yang tidak punya Tuhan, maka ada 1 orang namanya Darwin, semua orang tahu ini ilmuwan, disebutkan namanya katanya ilmuwan, tapi umat Islam tidak akan mengakui dia sebagai seorang ilmuwan, tidak perlu diakui. Karena Darwin ini mengeluarkan sebuah statement atau beberapa teori, termasuk diantaranya manusia dari kera. Tujuannya hanya menolak ada Tuhan Allah, tujuanya hanya itu, tidak ada yang lain.

Maka digunakan teori-teori sama dia, dia buat banyak ilustrasi di bukunya, di bukunya dia kasih gambaran "hewan udara itu burung-burungan berasal dari hewan darat, hewan darat di carilah yang mirip sama burung, kadalan yang paling banyak di bukunya kadal. Kadal ini dikasih gambar, ini cuma di ilustrasikan, di gambar-gambar kadal ini, nanti tiba-tiba bagaimana keluar sayapnya, bagaimana terbang.

Kadal ini kalau di kasih gambaran dari hewan laut, hewan laut ini ada ikan yang digambarkan sama dia keluar dari air, sisiknya tiba-tiba rontok, kemudian menjadi kadal, kemudian tiba-tiba berubah menjadi burung, seperti itulah, dan dia bilang ada beberapa komponen di alam semesta tidak ada asalnya, diantaranya tanah. Tanah, api, air, nggak ada asalnya, jadi kalau murid-muridnya tanya, terus hewan lautan itu dari mana asalnya, dia bilang hewan udara dari, hewan darat dari lautan, dan lautan dari mana, jadi tanah dan lautan gak ada asalnya.

Begitu pemahaman yang dangkal sekali tapi banyak orang yang meyakini masalah di, antaranya manusia jadi kera, di gambar kera, yang bungkuk, yang kecil, tiba-tiba keluar jadi tinggi, jadi besar, rontok bulunya, jadi kayak manusia kayak kita.

Subhanalah pernah terjadi temen-temen sekalian, ribut antara dua kubu nih, kubu antara orang-orang atheis yang mempertahankan pendapat Darwin (kalau manusia dari kera) dengan kubu orang Nasrani, bukan muslim, orang Nasrani di Amerika, yang mengaku ada Tuhan Allah, Ribut dia sampai masuk pengadilan karena hampir perang, hakimnya bingung gimana cara memecahkan permasalahan yang diperebutkan bukan mati ini Tapi keyakinan.

Tapi hakimnya akhirnya dengan hikmah Allah mengucapkan kalimat pembuka majelis sekaligus menurutnya dia bilang begini saja, yang mengaku keturunan kera kesebelah kanan saya, maka pada saat itu yang mengaku-pun manusia dari kera tidak mau kesebelah kanan hakim, loh katanya manusia dari kera, yang keturunan kera silahkan di sebelah kanan, kalau orang beriman tahu mereka dari Adam, Adam dari tanah, Hawa diciptakan dari tulang rusuk Adam selesai. Al Baqarah menjelaskan masalah itu banyak hadits menjelaskan masalah itu, tapi ini orang tidak beriman ya begitu.

Penceramah:
Ustadz Abdul Somad Lc., MA (youtube.com/watch?v=-Cw9E8VpZ6M)
Ustadz DR Kalid Basalamah Lc., MA (youtube.com/watch?v=EDzVcW3ycOM)
Jihad adalah salah satu cara mendapatkan pahala yang sangat besar, dan tahukah kalian bahwa berdakwah, menyebarkan dakwah, mengajak orang lain agar ke jalan Allah adalah salah satu bentuk Jihad. Untuk itu para sahabat yang saya cintai, jika kalian ingin berjihad dengan mudah maka silahkan bagikan konten ini ke banyak orang, bisa lewat akun sosial media kalian. Demi Allah, dengan niat yang tulus karena Allah Ta'ala maka kalian akan mendapatkan pahala yang telah Allah janjikan tersebut. Semoga kita semua bahagia didunia dan selamat di akhirat serta menjadi salah satu dari jutaan orang yang beruntung menjadi penghuni Syurga, Amin..

BAGIKAN KE:

PASTI KAMU SUKA :

Anda barusaja membaca artikel berjudul "Duluan Mana Nabi Adam dengan Manusia Purba?". Jika Anda punya kritik atau saran maupun pertanyaan tentang itu, silahkan tulis di komentar ini ya..

Tulis Komentar !!