-->

Seluruh konten di situs ini memiliki Rujukan yang bisa dipercaya dan bukan sebuah dongeng menjelang tidur

Kejadian Unik Kelahiran Nabi Muhammad - Ustad Khalid Basalamah

Muhammad SAW merupakan Nabi terakhir sekaligus Nabi paling Istimewa dan penyempurna dari Nabi-nabi sebelumnya. Sebagai umat baginda Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam kita sebaiknya mengetahui bagaimana kisah cerita kelahiranya, apa keistimewaan saat beliau lahir, mengapa diberi nama Muhammad, padahal jauh sebelum beliau lahir, namanya sudah disiapkan Allah Ta'ala.

Okey langsung saja kita simak ceramah ustadz Khalid yang membahas seputar kejadian unik bin langka dari kelahiran Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam. Harap dibaca sampai habis ya, biar informasinya dapat semua, semoga bermanfaat:

Kita mulai dari perjalanan hidup Abdullah, Abdullah merupakan calon ayah Muhammad yang pada saat itu masih single/belum menikah. Abdullah tumbuh besar dan mulai menjadi seorang pemuda yang cerdas, senang membantu ayahnya. Maka oleh Abdul Muthalib, Abdullah dinikahkan dengan seorang wanita bernama Aminah, dan Aminah ini dari keturunan Abdul Manaf juga, jadi satu jalur, masih sepupu dengan Abdullah. Hanya saja dari paman-pamannya Aminah itu dari suku Anshar di Madinah, maka Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam di sini memiliki jalur dari dua kota suci, yaitu Mekkah dan Madinah.

Setelah menikah beberapa hari kemudian ada tanda-tanda kehamilan di perut Aminah, kemudian Aminah pun sempat melihat di dalam mimpinya pada saat akan melahirkan atau pada saat hamil besar. Dalam mimpinya, ia bermimpi bayi dalam kandunganya ini menyebarkan cahaya, dan cahaya itu menyebar ke seluruh muka bumi, dan dia juga mimpi Mengucapkan dalam mimpinya (aku berlindung kepada Allah yang maha agung untuk bayi ini dari semua keburukan dan iri dengki orang lain).

Pada saat kandungan Aminah berumur beberapa bulan, ada sebagian ahli sejarah menyebutkan sekitar 6 bulan hamilnya Aminah, maka meninggal-lah Abdullah. Maka Nabi SAW menjadi anak yatim sebelum lahir. Setelah itu Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam lahir yang paling banyak dinukil oleh para ahli sejarah 12 rabi'ul Awwal di Tahun Gajah.

Singkat cerita, pada saat aminah melahirkan ada kejadian unik, ia melahirkan tanpa ada rasa kesulitan sedikitpun, jadi sangat mudah, dan proses kelahiranya tidak dibantu oleh orang lain, jadi keluar begitu saja.

Kejadian unik berikutnya, pada saat Nabi Muhammad lahir, maka Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam dalam kondisi mengangkat kepalanya ke langit, seakan-akan orang yang sedang berdo'a. Keunikan selanjutnya pada saat Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam lahir dalam kondisi sudah ter-khitan (tersunat). Keunikan lainya juga Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam lahir juga tanpa terbebani lagi dengan sisa tali pusar, jadi tali pusar sudah nggak ada lagi.

Dari ke-empat poin ini, Aminah melahirkan dengan sangat mudah, nabi Shallallahu Alaihi Wasallam seperti berdoa ke langit, kemudian ter-khitan, Kemudian tali pusarnya sudah terlepas, maka Abdul Muthalib, kakeknya Muhammad bangga sekali, sangat senang pada saat itu dia berkata "Sungguh pada cucuku ini ada perkara besar". Lalu Abdul Muthalib pun membawa bayi Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam ke Ka'bah, dan ia yang memberi nama "Muhammad".

Perlu teman-teman tahu, sebelum Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam tidak dikenal oleh orang-orang Arab, nggak ada satupun orang Arab bernama Muhammad pada saat itu. Terus dari mana nama ini, kok Abdul Muthalib bisa berikan nama cucunya, karena ada kisahnya. Jauh sebelum lahir Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam, Abdul Muthalib pernah jalan-jalan ke negeri Syam bersama dengan tiga orang sahabatnya, jadi orang 4.

Pas tiba di negeri Syam, ada salah satu pendeta Nasrani menemui mereka lalu bertanya "kalian dari mana", kata Abdul Muthalib dari Jazirah Arab, kota Mekah. Kata pendeta itu, "dari kota kalian nanti akan keluar nabi terakhir, dan nabi terakhir itu bernama Muhammad". Kata Abdul Muthalib "dari mana kau tahu itu?", pendeta bilang "dari kitab kami, dalam Injil disebutkan Namanya Muhammad".

Maka keempat orang ini bertekad pada saat itu, kalau dikaruniai anak atau cucu, akan diberi nama "Muhammad". Kebetulan dari 4 orang ini pada saat balik ke Mekah, orang yang pertama mendapatkan cucu laki-laki adalah Abdul Muthalib. Lalu dia pun mengangkat bayi Nabi SAW keliling di dekat Ka'bah lalu mengatakan "anak ini memiliki perkara yang besar, aku memberikan nama Muhammad, aku memberikan nama Muhammad", terus berkata seperti itu.

Ini saya ringkas saja ya, biar artikelnya nggak kepanjangan. Pada saat Nabi SAW lahir, secara kebetulan wanita-wanita Badui dari suku Sakai yang terkenal suka menjual jasa susu. Banyak ibu-ibu mereka, wanita-wanita disana yang baru melahirkan susunya banyak. Mereka pun pergi ke Mekah atau ke kota-kota lain nawarin jasa, ada yang mau gak nitipkan anaknya 2 tahun, kemudian nanti bayar upah. Bisa orang tuanya datang mengunjungi, nanti balik lagi, pokoknya nanti anak ini dijamin dijaga, dan suku ini terkenal suku-suku orang-orang yang amanah, maka tidak ragu orang untuk menitipkan anaknya.

Datanglah beberapa wanita dari sana, diantaranya yaitu Halimah As-Sa'diyah. Dia datang bersama dengan suaminya bernama Harits, kebetulan kehidupan Harits dan Halimah ini pas-pasan, orang miskin lah. Rumahnya itu bangunan tua, ada seekor unta yang kurus, dan ada 2 ekor kambing jantan dan betina, tapi dua-duanya juga kurus, tidak produktif lagi. Pasangan ini punya anak banyak, mereka hanya mengadu nasip pergi ke mekah.

Singkat cerita, Harits dan Halimah membawa Muhammad pulang, dan subhanallah begitu Halimah pegang Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam, terjadi keberkahan saat itu juga. Waktu datang ke Mekah Halimah menunggangi keledai, keledai-nya itu kurus sekali dan selalu lambat di belakang. Sampai teman-temannya Halimah kayak ngolok-ngolok, Hei Halimah cepatlah, keledaimu melambatkan kami. Keledai orang lain bisa dinaikin sampai 2 orang, sedangkan punya Halimah hanya cukup untuk 1 orang saja, jadi Harits selalu hanya pegang saja talinya sambil jalan.

Waktu dia mengambil Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam ada kejadian unik, yang pertama keledainya Halimah tiba-tiba jadi kuat, dan pada saat Halimah naik karena tidak bisa dikontrol maka harits pun naik ke keledai ini, dan larinya kencang sekali, ninggalin teman-temannya, sampai teman-temannya Halimah tanya "Hei Halimah, itu keledai yang kamu bawa ke Mekah tadi", dia bilang "Iya" tapi kita nggak bisa ngontrol, dia lari kencang sekali, lalu kemudian pada saat Halimah dan Harits tiba di rumah, mereka melihat seekor unta betina miliknya tiba-tiba berubah jadi gemuk, ini baru 2-3 hari ditinggalkan, nggak ada yang ngurus, dan tiba-tiba saja unta betinanya itu punya kantong susu yang penuh, lalu Harits memerahnya, dan setiap diperah penuh lagi. Biasanya unta Butuh makan minum dulu, baru penuh lagi, tapi ini nggak.

Kemudian dua kambing jantan dan betina yang kurus juga tadi, tiba-tiba gemuk, dan tiba-tiba betinanya hamil, lalu punya anak hingga menjadi banyak sekali. Karena banyak maka oleh Halimah dan Harits dijual-lah beberapa ekor domba ini. Dapat duit dibelikan unta jantan lalu diternak lagi, jadi sekarang punya 2 unta jantan dan betina. Seiring berjalanya waktu, domba dan untanya menjadi banyak sekali, sehingga pada saat itu Halimah dan Harits menjadi orang paling kaya disana. Sampai akhirnya Halimah tidak butuh lagi untuk mengambil anak-anak yang disusui, berkah yang luar biasa.

Sampai terkenal disuku sana pada saat itu, dimanapun Halimah dan Harits gembalakan dombanya atau untanya ikutkan, karena Pasti gemuk, dan memang betul, Kalau ikut digabungkan berdekatan dengan gembalanya mereka jadi bagus, jadi subur, begitu luar biasa berkahnya.

Itulah tadi sedikit kisah lahirnya Nabi Muhammad SAW yang baru lahirnya saja sudah membawa keberkahan kepada banyak orang. Tunggu kisah-kisah selanjutnya yang tak kalah menariknya masih di website kangsigit.com

Penceramah: Ustadz Dr. Khalid Basalamah, M.A
Video: youtube.com/watch?v=HJgqgHc0EjE
Jihad adalah salah satu cara mendapatkan pahala yang sangat besar, dan tahukah kalian bahwa berdakwah, menyebarkan dakwah, mengajak orang lain agar ke jalan Allah adalah salah satu bentuk Jihad. Untuk itu para sahabat yang saya cintai, jika kalian ingin berjihad dengan mudah maka silahkan bagikan konten ini ke banyak orang, bisa lewat akun sosial media kalian. Demi Allah, dengan niat yang tulus karena Allah Ta'ala maka kalian akan mendapatkan pahala yang telah Allah janjikan tersebut. Semoga kita semua bahagia didunia dan selamat di akhirat serta menjadi salah satu dari jutaan orang yang beruntung menjadi penghuni Syurga, Amin..

BAGIKAN KE:

PASTI KAMU SUKA :

Anda barusaja membaca artikel berjudul "Kejadian Unik Kelahiran Nabi Muhammad - Ustad Khalid Basalamah". Jika Anda punya kritik atau saran maupun pertanyaan tentang itu, silahkan tulis di komentar ini ya..

Tulis Komentar !!